Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Petinggi Zoom Jelaskan Cara Amankan Data Perusahaan dari Akses AI

Pemilik bisnis tidak perlu cemas data rahasia bocor saat memakai AI. Sistem kecerdasan buatan bekerja mengikuti batas hak akses milik karyawan.

Ilustrasi: AINewsID

Poin penting

  • Akses AI pada data kantor otomatis mengikuti batas izin milik masing-masing karyawan.
  • Perusahaan tidak perlu membuat sistem keamanan baru jika aturan akses lama sudah rapi.
  • Penyedia platform menerapkan enkripsi ketat dan aturan lokasi penyimpanan data.

Banyak pemilik bisnis khawatir data rahasia kantor bocor saat memakai kecerdasan buatan (AI). AI membutuhkan akses dokumen, data pelanggan, dan data staf agar dapat bekerja.

Menurut laporan Detik, pimpinan Zoom angkat bicara soal kekhawatiran ini. Ia menjelaskan bahwa AI tidak boleh mengambil alih aturan keamanan internal kantor.

Head of Asia Pacific Zoom, Carlos Quaderi, menegaskan hal tersebut. Menurutnya, tata kelola keamanan tetap berada penuh di tangan perusahaan pengguna.

Akses AI Mengikuti Izin Karyawan

Carlos menjelaskan cara kerja AI di lingkungan kantor. AI hanya bekerja sesuai batas izin akun milik karyawan. Jika seorang staf tidak punya izin membuka arsip tertentu, asisten AI miliknya juga terhalang.

AI sering terhubung ke banyak aplikasi kantor sekaligus. Contohnya data di Microsoft OneDrive, catatan pelanggan di Salesforce, layanan Atlassian, hingga data staf di Workday.

"Anda tidak perlu melakukan apa pun yang harus dikustomisasi karena administrator di perusahaan atau organisasi sudah mengatur tools yang ada dengan keamanan, enkripsi, dan kontrol akses," kata Carlos Quaderi, Head of Asia Pacific Zoom.

AI tidak bisa membuka data di luar wewenangnya. Sistem AI hanya mengumpulkan informasi yang memang boleh dilihat oleh staf bersangkutan.

Perlindungan Tambahan dari Penyedia Layanan

Selain aturan internal kantor, penyedia aplikasi juga memasang perlindungan mandiri. Langkah ini mencakup enkripsi atau pengacakan data agar tidak bisa disusupi pihak luar.

Penyedia platform juga wajib mematuhi aturan tempat penyimpanan data. Mereka juga harus tunduk pada ketentuan hukum yang berlaku di tiap wilayah.

"Kami memiliki standar guardrail yang sangat tinggi untuk produk dan layanan kami, dengan persyaratan data residency, persyaratan enkripsi, serta persyaratan hukum," kata Carlos Quaderi, Head of Asia Pacific Zoom.

Dampak bagi Pelaku Usaha

Kabar ini memberi kepastian bagi para direktur dan pemilik usaha. Anda tidak perlu keluar biaya ekstra untuk membeli perisai keamanan khusus AI.

Kunci perlindungan data tetap berada pada ketertiban izin akun staf Anda. Pengelola teknologi di kantor cukup memastikan hak akses setiap karyawan sudah diatur dengan benar.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 4 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Detik: Data Perusahaan Diintip AI, Petinggi Zoom Ungkap Cara Amankan
Lihat hasil pemeriksaan
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 8/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Carlos Quaderi menjabat sebagai Head of Asia Pacific Zoom dan menyatakan akses AI mengikuti kebijakan tata kelola keamanan internal perusahaan.Didukung“Carlos Quaderi, Head of Asia Pacific Zoom, mengatakan akses AI seharusnya mengikuti aturan yang sudah diterapkan perusahaan pada sistem yang digunakan karyawan.”
Detik mengonfirmasi jabatan Carlos Quaderi dan pernyataannya terkait kebijakan tata kelola keamanan AI.
AI dapat terhubung ke sistem seperti Microsoft OneDrive, Salesforce, Atlassian, dan Workday dengan batas izin akses yang telah ditetapkan administrator.Didukung“data perusahaan bisa tersimpan di Microsoft OneDrive, catatan pelanggan berada di Salesforce, informasi layanan pelanggan di ServiceNow atau Atlassian, sementara data HR berada di Workday.”
Detik mencatat contoh ekosistem aplikasi yang disebutkan Carlos.
Carlos Quaderi menyatakan pengguna tidak perlu kustomisasi karena administrator sudah mengatur keamanan, enkripsi, dan kontrol akses.Didukung“Anda tidak perlu melakukan apa pun yang harus dikustomisasi karena administrator di perusahaan atau organisasi sudah mengatur tools yang ada dengan keamanan, enkripsi, dan kontrol akses”
Detik memuat kutipan langsung tersebut.
Zoom menerapkan standar pengamanan produk berupa persyaratan data residency, enkripsi, dan ketentuan hukum.Didukung“Kami memiliki standar guardrail yang sangat tinggi untuk produk dan layanan kami, dengan persyaratan data residency, persyaratan enkripsi, serta persyaratan hukum”
Detik mencatat pernyataan penutup Carlos terkait standar pengamanan Zoom.

Video AI terbaru

Production Monitoring with Codex: Grafana, Kubernetes, & Security OpenAI

Baca juga