Robot Humanoid Mulai Masuk Gudang, Pengusaha Diingatkan Risiko Balik Modal
Raksasa logistik memperluas pemakaian robot humanoid di gudang barang. Namun, manajemen mengakui teknologi ini masih butuh beberapa tahun untuk balik modal.

Gambar buatan AI, bukan foto asli (Lucid Origin (Leonardo) via Cloudflare Workers AI)
Poin penting
- Uji coba robot humanoid diperluas setelah memindahkan lebih dari 100.000 kotak barang di gudang.
- Manajemen logistik global mengakui investasi robot ini masih butuh waktu bertahun-tahun untuk balik modal.
- Pelaku bisnis disarankan memprioritaskan efisiensi gudang mendasar sebelum berinvestasi pada robot mahal.
Investasi robot humanoid di gudang logistik belum tentu memberi laba cepat. Perusahaan logistik global bahkan masih menunggu bertahun-tahun untuk balik modal.
Kabar ini terungkap dari laporan media The Robot Report. Perusahaan logistik GXO Logistics memperluas pemakaian robot humanoid bernama Digit.
Digit merupakan robot dua kaki buatan Agility Robotics. Robot ini bertugas memindahkan kotak barang ke atas ban berjalan.
Uji coba komersial ini telah berjalan di Georgia sejak akhir 2023. Robot tersebut kini sudah memindahkan lebih dari 100.000 kotak barang.
Kerja sama ini memanfaatkan skema robot sebagai layanan atau RaaS. Skema sewa ini meringankan beban awal karena pengguna tidak perlu membeli unit.
Armada robot ini dikendalikan melalui sistem Agility Arc. Sistem berbasis komputasi awan ini mengatur pergerakan mesin di area gudang.
Pengelola gudang kini berencana memperluas pemakaian robot ke lokasi lain. Fasilitas di Tennessee dan Indiana dijadwalkan menerima robot Digit 4 pada awal 2027.
Uji Coba Meluas Tanpa Titik Balik Modal
Meski pemakaian robot diperluas, pengelola belum memetik keuntungan finansial. GXO bahkan belum mengungkap besaran investasi yang telah dikeluarkan untuk proyek ini.
Pimpinan eksekutif GXO mengakui hal tersebut dalam laporan keuangan kuartal kedua. Manfaat keuangan dari penggunaan robot humanoid dinilai belum terlihat.
"Kami belum mencapai ROI pada robot humanoid. Saya rasa kami masih butuh beberapa tahun lagi," kata Patrick Kelleher, CEO GXO.
GXO sendiri mengelola jaringan logistik yang sangat besar di dunia. Perusahaan ini mempekerjakan lebih dari 150.000 staf di seribu fasilitas logistik.
Eksperimen robotika mereka juga tidak terbatas pada satu jenis mesin. GXO telah menggelar 45 uji coba, termasuk menjajal robot Apollo dari Apptronik dan robot Reflex.
Mereka bahkan bersiap meluncurkan uji coba robot sejenis di Eropa. Namun, manajemen belum memastikan kapan robot humanoid benar-benar menghasilkan laba.
Di sisi lain, produsen robot memandang perluasan ini sebagai tanda positif. Agility Robotics menilai pelaku industri mulai berani memakai robot di operasional nyata.
"Pelanggan kini tidak lagi bertanya apakah robot humanoid bisa bekerja, melainkan di mana mereka bisa memperluasnya," kata Peggy Johnson, CEO Agility.
Agility Robotics mengeklaim robot buatannya telah mengumpulkan lebih dari 65.000 jam operasi nyata. Pabrik mereka di Oregon disiapkan untuk memproduksi ribuan robot per tahun.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Kabar ini menjadi pengingat penting bagi para direktur dan pemilik usaha. Mengadopsi robot berteknologi mutakhir tidak otomatis menghasilkan keuntungan bersih bagi perusahaan.
Bagi pelaku usaha di Indonesia, membeli robot humanoid belum menjadi keputusan mendesak. Biaya tenaga kerja lokal masih jauh lebih terjangkau daripada menyewa robot berbiaya tinggi.
Pengusaha sebaiknya fokus membenahi rantai pasok lewat otomatisasi yang lebih terbukti. Pemasangan ban berjalan sederhana atau sistem pencatatan stok digital jauh lebih hemat biaya.
Investasi robot canggih baru layak dipertimbangkan jika gudang Anda bekerja tanpa henti. Pertimbangkan mesin baru ketika kesalahan penanganan barang manual sudah sangat merugikan bisnis.
- The Robot Report: Agility and GXO Logistics plan expanded deployment of Digit humanoid
Lihat hasil pemeriksaan (14 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| GXO Logistics memperluas kemitraan penggunaan robot humanoid Digit buatan Agility Robotics di gudang logistiknya. | Didukung | “Agility Robotics and GXO Logistics today said they are expanding their partnership to deploy Agility’s Digit humanoid robot” The Robot Report mengonfirmasi perluasan kemitraan Agility dan GXO untuk pengerahan robot Digit. |
| Digit bertugas memindahkan kotak barang dan meletakkannya ke atas ban berjalan berdampingan dengan otomasi yang sudah ada. | Didukung | “It has worked alongside existing automation to move totes and place them onto conveyors.” The Robot Report menjelaskan fungsi operasional Digit di gudang. |
| Uji coba komersial Digit telah berjalan di Georgia sejak akhir 2023. | Didukung | “GXO and Agility first deployed Digit in late 2023 in at a facility in Flowery Branch, Ga.” The Robot Report mencatat penempatan komersial pertama Digit di Flowery Branch, Georgia pada akhir 2023. |
| Robot Digit telah memindahkan lebih dari 100.000 kotak barang di fasilitas Flowery Branch. | Didukung | “Digit has moved more than 100,000 totes at the Flowery Branch facility” The Robot Report menyebutkan pencapaian operasional Digit yang telah memindahkan lebih dari 100.000 wadah/kotak. |
| Kerja sama ini menggunakan skema robot sebagai layanan (RaaS). | Didukung | “first robotics-as-a-service ( RaaS ) agreement for humanoid robots.” The Robot Report menyatakan perjanjian ini merupakan skema RaaS komersial pertama untuk robot humanoid. |
| Armada robot dikendalikan melalui platform manajemen armada berbasis awan Agility Arc. | Didukung | “The robot uses the Agility Arc cloud-based fleet management and integration platform.” The Robot Report mencatat penggunaan sistem Agility Arc untuk integrasi dan pengelolaan armada robot. |
| Fasilitas GXO di Tennessee dan Indiana dijadwalkan mulai menerima robot Digit 4 pada awal 2027. | Didukung | “The companies said they expect to begin deployments of Digit 4 in in early 2027.” The Robot Report melaporkan rencana penggelaran Digit 4 di fasilitas Tennessee dan Indiana mulai awal 2027. |
| GXO belum mengungkap besaran investasi yang dikeluarkan untuk proyek perluasan Digit. | Didukung | “GXO did not say how much it is investing in the Digit expansion or when and if it expects ROI.” The Robot Report menyatakan GXO tidak membeberkan nilai investasi maupun jadwal pasti ROI untuk ekspansi tersebut. |
| CEO GXO Patrick Kelleher mengakui dalam laporan keuangan Q2 bahwa mereka belum mencapai ROI pada robot humanoid dan masih butuh beberapa tahun lagi. | Didukung | ““We have not achieved ROI on humanoids yet. I think we are a couple of years away from that” The Robot Report mengutip langsung pernyataan Patrick Kelleher dalam earnings call kuartal kedua. |
| GXO mempekerjakan lebih dari 150.000 karyawan di lebih dari 1.000 fasilitas logistik. | Didukung | “The third-party logistics provider ( 3PL ) has more than 150,000 employees across over 1,000 facilities” The Robot Report menguraikan skala profil bisnis GXO Logistics. |
| GXO telah melakukan 45 uji coba robot humanoid, termasuk robot Apollo dari Apptronik dan robot Reflex. | Didukung | ““We’ve done 45 pilots on humanoids so far.” The Robot Report mencatat pengakuan Kelleher tentang 45 pilot robot humanoid dan pengujian robot Apollo serta Reflex. |
| GXO bersiap meluncurkan uji coba robot sejenis di Eropa dalam waktu dekat. | Didukung | ““We have an additional pilot launching in Europe very shortly,”” The Robot Report mengutip Kelleher mengenai rencana peluncuran uji coba humanoid di Eropa. |
| CEO Agility Peggy Johnson menyatakan pelanggan kini beralih dari bertanya apakah robot bisa bekerja ke arah menentukan di mana mereka bisa memperluasnya. | Didukung | ““Customers are moving beyond asking whether humanoid robots can work to deciding where they can scale them.” The Robot Report mengutip pernyataan resmi Peggy Johnson. |
| Agility Robotics menyatakan memiliki lebih dari 65.000 jam operasi nyata dan pabrik mereka disiapkan untuk memproduksi ribuan robot per tahun. | Didukung | “Agility Robotics said it has more than 65,000 hours of real-world operation working with industry safety standards.” The Robot Report mencatat klaim jam operasi serta fasilitas RoboFab berkapasitas hingga 10.000 robot per tahun. |
Video AI terbaru
Using AI Agents to Teach Robots to Walk in Simulation #NVIDIAGTC #Microducks #Robotics


