Berharta Rp 761 Triliun, Pendiri DeepSeek Masuk Daftar Orang Terkaya
Liang Wenfeng menembus peringkat tujuh orang terkaya di China saat DeepSeek bernilai lebih dari 50 miliar dolar AS dan mulai melirik robotika.
Ilustrasi: liput24
Poin penting
- Liang Wenfeng masuk daftar orang terkaya di China dengan harta pribadi 280 miliar yuan.
- Valuasi startup kecerdasan buatan DeepSeek kini telah menembus 50 miliar dolar AS.
- DeepSeek mulai menjajaki peluang investasi pada teknologi robotika dunia nyata.
Pendiri startup kecerdasan buatan DeepSeek resmi menjadi salah satu orang terkaya di China. Nilai kekayaan pribadinya meroket berkat lonjakan valuasi perusahaan miliknya.
Laporan Hurun China Rich List 2026 menempatkan Liang Wenfeng di peringkat ketujuh. Pengusaha berusia 41 tahun ini memiliki harta sekitar 280 miliar yuan.
Jumlah tersebut setara dengan Rp 761 triliun, seperti dilaporkan oleh Detik. Liang baru pertama kali masuk ke dalam daftar tokoh terkaya tersebut.
Gaya Hidup Bersahaja di Tengah Lonjakan Bisnis
Harta berlimpah tidak membuat Liang mengubah gaya hidupnya sehari-hari. Pria ini tetap memilih tinggal di sebuah rumah kontrakan di Beijing.
Kediaman sewaannya hanya berisi perabotan sederhana. Liang memilih tidak membeli hiasan mahal untuk tempat tinggalnya.
Liang juga sangat menjaga privasinya dari sorotan media massa. Ia hampir tidak pernah melayani wawancara publik dalam beberapa tahun terakhir.
Liang berasal dari Mililing, sebuah desa kecil di Provinsi Guangdong. Desa itu hanya berpenduduk sekitar 700 orang.
Warga setempat sebagian besar bekerja sebagai buruh pabrik sepatu dan petani. Liang sendiri menyelesaikan sekolah dasar di sana sebelum melanjutkan ke SMP Wuchuan.
Pada tahun 2002, ia meraih nilai tinggi dalam ujian masuk universitas. Prestasi itu mengantarkannya kuliah di Universitas Zhejiang.
Kini desa kelahirannya berubah menjadi destinasi wisata terkenal. Sebanyak 10 ribu turis bisa memadati desa itu setiap hari saat liburan.
Riset Mandiri dan Langkah Menuju Sektor Robotika
Liang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk memimpin riset DeepSeek. Fokus utamanya adalah pengembangan kecerdasan buatan umum atau AGI.
AGI adalah sistem kecerdasan buatan yang mampu berpikir serbaguna. Teknologi ini dirancang untuk mengerjakan berbagai tugas layaknya pikiran manusia.
Tahun ini valuasi DeepSeek telah melampaui 50 miliar dolar AS. Presiden Hurun Research, Rupert Hoogewerf, menyebut DeepSeek awalnya belum mengincar penjualan komersial.
Meski perusahaannya bernilai tinggi, Liang tetap bersikap realistis. Ia mengakui kemampuan inti DeepSeek masih tertinggal dibanding model GPT-6 milik pesaingnya.
Kini Liang mulai melirik teknologi embodied AI. Istilah ini merujuk pada kecerdasan buatan yang menggerakkan tubuh robot di dunia nyata.
Liang sudah menemui sejumlah pelaku usaha untuk menjajaki investasi. DeepSeek mempertimbangkan pembentukan tim riset internal atau mendanai perusahaan robotika lain.
Daftar Hurun tahun ini diisi 262 wajah baru di sektor teknologi tinggi. Nama-nama baru tersebut mayoritas berkecimpung di bidang AI, semikonduktor, dan robotika.
Posisi puncak daftar orang terkaya masih ditempati pendiri ByteDance, Zhang Yiming. Kekayaan Zhang diperkirakan mencapai 100,5 miliar dolar AS.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Lonjakan kekayaan Liang membuktikan nilai ekonomi besar dari kepemilikan teknologi mandiri. Bisnis yang berakar pada riset mendalam bisa bernilai puluhan miliar dolar.
Bagi para pemilik usaha di Indonesia, konsistensi membangun produk menjadi pelajaran penting. Perusahaan teknologi dapat tumbuh pesat tanpa perlu bergantung pada popularitas pribadi pemimpinnya.
Masuknya DeepSeek ke ranah robotika menandai arah otomatisasi industri masa depan. Integrasi perangkat lunak pintar ke mesin fisik akan segera mengubah standar efisiensi operasional.
Para direktur perlu mulai memetakan adopsi teknologi otomatisasi sejak dini. Langkah ini penting agar biaya produksi tetap kompetitif saat revolusi robotika tiba.
- Detik: Manusia Rp 761 Triliun Masih Ngontrak Rumah dan Hidup Sederhana
Lihat hasil pemeriksaan (14 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Pendiri DeepSeek, Liang Wenfeng, masuk daftar orang terkaya di China dengan kekayaan Rp 761 triliun (280 miliar yuan) dan menempati peringkat ketujuh menurut Hurun China Rich List 2026. | Didukung | “Menurut Hurun China Rich List 2026 yang dirilis 27 Oktober, pengusaha berusia 41 tahun tersebut diperkirakan kekayaannya sebesar 280 miliar yuan (sekitar Rp 761 triliun) dan menempati peringkat ketujuh.” Detik melaporkan data peringkat dan nilai kekayaan Liang Wenfeng dari daftar Hurun. |
| Liang Wenfeng baru pertama kali masuk daftar orang terkaya di China. | Didukung | “Pendiri startup AI DeepSeek, Liang Wenfeng, untuk pertama kali masuk daftar orang terkaya di China.” Detik menuliskan Liang Wenfeng untuk pertama kali masuk daftar tersebut. |
| Liang Wenfeng masih tinggal di rumah sewa/kontrakan di Beijing dengan perabotan sederhana tanpa perabotan mahal. | Didukung | “Di Beijing, sang miliarder bahkan masih menyewa rumah untuk tempat tinggalnya. Seorang sumber terdekat mengungkap kediamannya hanya diisi dengan perabotan sederhana” Detik mengutip narasumber mengenai gaya hidup dan kediaman sewaan Liang di Beijing. |
| Liang Wenfeng jarang melayani wawancara publik dalam beberapa tahun terakhir. | Didukung | “Liang Wenfeng juga jarang melayani wawancara. Dalam beberapa tahun terakhir, ia nyaris tak pernah tampil di depan publik.” Detik mencatat sifat tertutup Liang dari sorotan publik. |
| Liang Wenfeng berasal dari Desa Mililing di Guangdong yang berpenduduk sekitar 700 orang dan warganya banyak bekerja di pabrik sepatu serta bertani. | Didukung | “Liang Wenfeng lahir dan besar Desa Mililing di daerah Zhajiang, Provinsi Guandong. ... Mililing adalah desa kecil dengan penduduk sekitar 700 orang. Anak-anak mudanya banyak yang bekerja di pabrik sepatu” Detik menjelaskan latar belakang desa asal Liang Wenfeng. |
| Liang menempuh sekolah dasar di Mililing, melanjutkan ke SMP Wuchuan, dan pada 2002 lolos ke Universitas Zhejiang melalui gaokao. | Didukung | “Liang Wenfeng menyelesaikan pendidikan dasar di desa ini sebelum mendaftar di SMP Wuchuan, sekolah ternama di wilayah tersebut. Di 2002, ia memperoleh nilai tinggi dalam ujian masuk universitas negeri” Detik merinci riwayat pendidikan Liang hingga Universitas Zhejiang. |
| Desa kelahiran Liang kerap didatangi turis hingga sekitar 10 ribu orang per hari saat musim liburan. | Didukung | “Bahkan saat musim liburan, sekitar 10 ribu turis bisa berkunjung setiap harinya.” Detik memaparkan fenomena kunjungan wisatawan ke Desa Mililing. |
| Liang menghabiskan sebagian besar waktunya meneliti kecerdasan buatan umum (AGI) di DeepSeek. | Didukung | “Ia menghabiskan sebagian besar waktu untuk mengembangkan DeepSeek dan meneliti kecerdasan buatan umum (Artificial General Intelligence/AGI).” Detik memaparkan fokus riset Liang Wenfeng. |
| Valuasi DeepSeek tahun ini mencapai lebih dari 50 miliar dolar AS. | Didukung | “Tahun ini, perusahaan tersebut mencapai valuasi lebih dari USD 50 miliar.” Detik melaporkan valuasi terkini DeepSeek. |
| Rupert Hoogewerf menjelaskan DeepSeek tidak dimasukkan tahun lalu karena belum menargetkan komersialisasi. | Didukung | “Presiden Hurun Research, Rupert Hoogewerf, menjelaskan pihaknya tidak memasukkan pengusaha ini dalam peringkat tahun lalu karena DeepSeek belum menargetkan komersialisasi saat itu.” Detik mengutip penjelasan Presiden Hurun Research. |
| Liang sempat mengakui DeepSeek masih tertinggal dari GPT-6 dalam beberapa kemampuan intinya. | Didukung | “Sumber lain mengungkapkan bahwa ia sebelumnya sempat mengakui bahwa DeepSeek masih tertinggal dari GPT-6 dalam beberapa kemampuan intinya.” Detik mengutip laporan sumber terkait pengakuan Liang. |
| Liang Wenfeng dan DeepSeek menjajaki investasi serta peluang tim riset di bidang embodied AI / robotika. | Didukung | “Sang miliarder bertemu dengan sejumlah pengusaha untuk menjajaki peluang investasi. DeepSeek juga mempertimbangkan untuk membentuk tim risetnya sendiri atau berinvestasi di perusahaan-perusahaan” Detik mencatat rencana eksplorasi DeepSeek di ranah embodied AI. |
| Daftar Hurun tahun ini memiliki 262 pendatang baru yang mayoritas bergerak di bidang AI, semikonduktor, dan robotika. | Didukung | “Daftar orang terkaya tahun ini juga diisi 262 wajah baru, mayoritas berkecimpung di bidang AI, semikonduktor, dan robotika.” Detik merinci demografi pendatang baru dalam daftar orang terkaya. |
| Posisi teratas daftar orang terkaya masih diduduki Zhang Yiming dengan perkiraan kekayaan 100,5 miliar dolar AS. | Didukung | “Posisi puncak masih diduduki pendiri ByteDance, Zhang Yiming, dengan perkiraan kekayaan USD 100,5 miliar.” Detik menyebut nama dan kekayaan Zhang Yiming di puncak daftar. |
Video AI terbaru
ChatGPT Enterprise at Zendesk: Putting Company Data to Work