Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Disney Pangkas Ratusan Karyawan Divisi Resor dan Imagineering

Disney memangkas hingga 200 staf di divisi Experiences dan Imagineering karena perubahan jadwal proyek, meski laba unit hiburan melonjak.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Disney memangkas 100 hingga 200 staf di divisi Experiences dan Imagineering.
  • Langkah perampingan ini berbasis evaluasi beban kerja proyek berjalan.
  • Pemotongan terjadi saat laba divisi taman hiburan melonjak 20 persen.

The Walt Disney Company kembali mengurangi jumlah tenaga kerjanya. Langkah ini menyasar divisi Experiences yang mengelola taman hiburan, resor, dan kapal pesiar.

Sebanyak 100 hingga 200 karyawan terkena pemutusan hubungan kerja. Media Deadline mengonfirmasi kabar perampingan tersebut pada akhir Oktober 2026.

Sebagian besar pemotongan terjadi di Glendale pada kampus Imagineering. Imagineering merupakan unit riset dan penciptaan wahana kreatif milik Disney.

Seorang sumber internal menyebut pemotongan ini berbasis proyek. Divisi tersebut harus menyusun ulang jadwal kerja berbagai proyek secara berkala.

Gelombang Perampingan di Bawah Pimpinan Baru

Langkah pemutusan hubungan kerja ini diawali tawaran pensiun dini sukarela. Penawaran itu terbuka bagi staf setingkat direktur ke atas.

Syarat pensiun dini berlaku bagi karyawan berusia minimal 50 tahun. Mereka juga harus mengabdi di perusahaan paling sedikit 10 tahun.

Josh D'Amaro memimpin rangkaian perampingan organisasi ini. Ia resmi menjabat sebagai CEO menggantikan Bob Iger sejak Maret lalu.

Gelombang pertama berlangsung pada April lalu dengan memangkas 1.000 posisi. Ratusan staf di Pixar dan National Geographic menyusul pada Juli.

Disney kembali merumahkan ratusan staf teknologi dan sumber daya manusia pada September.

Disney tercatat memiliki 231.000 karyawan pada akhir tahun fiskal 2025. Sekitar 172.000 staf bertugas di Amerika Serikat dan 59.000 staf global.

Sekitar 16 persen karyawan bekerja paruh waktu. Selain itu, ada 8 persen pekerja musiman untuk menopang sektor resor.

Laba Melonjak di Tengah Restrukturisasi

Pemotongan staf terjadi saat divisi Experiences mendulang laba fantastis. Laba operasional unit ini naik 20 persen melampaui 3 miliar dollar AS.

Pendapatan divisi tersebut mencapai hampir 10 miliar dollar AS. Jumlah tamu global tumbuh 4 persen dan tamu domestik naik 3 persen.

Pendapatan rata-rata tiket per orang naik 5 persen. Wahana World of Frozen juga mendongkrak kunjungan di Disneyland Paris secara signifikan.

Restrukturisasi lain tetap mengintai unit Disney Entertainment Television di bawah Debra OConnell. Perombakan serupa juga membayangi studio film Disney.

Wacana pemangkasan staf lain sebelumnya muncul lewat memo internal divisi hukum. Horacio Gutierrez mengingatkan staf soal pilihan sulit mengenai investasi tenaga kerja.

"Proses transformasi ini mencakup otomatisasi alur kerja tertentu dengan memanfaatkan teknologi terbaru," tulis Horacio Gutierrez, Kepala Urusan Hukum Disney.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Tingkat laba yang tinggi tidak selalu menjamin kestabilan posisi karyawan. Perusahaan besar tetap menyesuaikan tim berdasarkan siklus proyek berjalan.

Direktur perusahaan perlu meninjau biaya tenaga kerja secara berkala. Skema kerja berbasis proyek menuntut alokasi anggaran yang sangat fleksibel.

Pemimpin bisnis di Indonesia dapat belajar dari manajemen proyek ini. Kontrak kerja adaptif membantu perusahaan menjaga margin laba operasional.

Pengambil keputusan sebaiknya memetakan beban tim secara transparan. Langkah ini menjaga kelancaran proyek tanpa membebani biaya rutin perusahaan.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 14 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Deadline: Layoffs Hit Disney Experiences
Lihat hasil pemeriksaan (14 klaim)
Pembuka: 7/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Disney memangkas antara 100 hingga 200 karyawan di divisi Experiences.Didukung“Disney today laid off between 100 and 200 in its Experiences division, Deadline has confirmed.”
Deadline mengonfirmasi jumlah PHK di divisi Experiences.
Divisi Experiences mencakup taman hiburan, resor, dan kapal pesiar.Didukung“Experiences includes the company’s theme parks, resorts and cruise lines.”
Deadline merinci cakupan bisnis divisi Experiences.
Sebagian besar pemangkasan karyawan terjadi di kampus Imagineering Disney di Glendale.Didukung“The bulk of the pink slips were at Disney’s Imagineering campus in Glendale.”
Deadline melaporkan lokasi mayoritas pemutusan hubungan kerja.
Pemangkasan karyawan sebagian besar berbasis proyek karena penjadwalan ulang beban kerja.Didukung“A person familiar with the decision indicated that the moves were mostly project-based, as the division constantly must reprioritize and schedule based on the workflows of multiple projects”
Deadline mengutip sumber yang mengetahui keputusan tersebut.
Pemotongan ini menyusul tawaran pensiun dini sukarela untuk karyawan level direktur ke atas berusia 50 tahun ke atas dengan masa kerja minimal 10 tahun.Didukung“The cuts follow Disney’s voluntary early retirement offer to employees at or above the director level who are 50 years old or older and have been at the company for at least 10 years.”
Deadline menguraikan program pensiun dini sebelum PHK.
Josh D'Amaro memimpin beberapa putaran PHK sejak menggantikan Bob Iger sebagai CEO pada Maret lalu.Didukung“Josh D’Amaro has overseen multiple rounds of layoffs since the company veteran succeeded Bob Iger as CEO last March.”
Deadline mencatat rekam jejak restrukturisasi di bawah Josh D'Amaro.
Putaran PHK sebelumnya mencakup 1.000 posisi pada April, beberapa ratus staf di Pixar dan National Geographic pada Juli, serta staf teknologi dan HR pada September.Didukung“The first came last April, when 1,000 positions were cut . Several hundred more followed in July, mostly at Pixar and National Geographic. A September round of layoffs impacted a couple hundred employees”
Deadline merinci kronologi gelombang pemangkasan Disney sebelumnya.
Disney memiliki 231.000 karyawan per akhir tahun fiskal 2025, dengan 172.000 di AS dan 59.000 di luar AS.Didukung“Disney had 231,000 employees as of the end of fiscal 2025, 172,000 in the U.S. and 59,000 elsewhere.”
Deadline mencantumkan data jumlah tenaga kerja Disney.
Sebanyak 16 persen karyawan Disney bekerja paruh waktu dan 8 persen adalah pekerja musiman.Didukung“16% of workers are part-time and another 8% are seasonal employees.”
Deadline mencantumkan komposisi jenis kontrak pekerja Disney.
Laba divisi Experiences naik 20 persen melampaui 3 miliar dollar AS dengan pendapatan hampir 10 miliar dollar AS.Didukung“Experiences profit rose 20% to over $3 billion on almost $10 billion in revenue.”
Deadline mengutip laporan keuangan terbaru Disney.
Jumlah pengunjung global naik 4 persen dan kunjungan taman domestik naik 3 persen.Didukung“Global guests grew 4% and attendance at domestic parks rose 3%.”
Deadline mengutip statistik kunjungan taman Disney.
Pendapatan rata-rata tiket per kapita naik 5 persen dan Disneyland Paris mencatat pertumbuhan pengunjung kuat setelah pembukaan World of Frozen.Didukung“Theme parks average per capita ticket revenue rose 5%. Disney noted continued, but moderating, headwinds from international attendance at domestic parks. It cited strong attendance growth at Disneyland”
Deadline memaparkan performa tiket dan Disneyland Paris.
Disney Entertainment Television di bawah Debra OConnell dan studio film diperkirakan menghadapi restrukturisasi besar.Didukung“Disney Entertainment Television is expected to undergo a major restructuring under new head Debra OConnell. The same applies to the motion picture studio.”
Deadline melaporkan rencana restrukturisasi di unit televisi dan studio film.
Horacio Gutierrez memperingatkan tentang pilihan sulit investasi staf dan proses transformasi otomatisasi alur kerja lewat teknologi terbaru.Didukung“he warned of “hard choices” about “staffing investments” and the division becoming “a much smaller organization.” He went on to describe a “transformation process” that includes “automating certain wo”
Deadline mengutip isi surel internal dari Horacio Gutierrez.

Video AI terbaru

API credits, now in ChatGPT Pro and Business plans OpenAI

Baca juga