Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Google Dorong Pemanfaatan AI Deteksi Titik Api Karhutla Demi Hemat Anggaran

Google menilai kecerdasan buatan dapat membantu Indonesia memangkas biaya penanganan kebakaran hutan lewat deteksi dini.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Google mendorong pemanfaatan AI untuk memantau titik api karhutla sejak dini.
  • Pemerintah dinilai perlu membidik sektor dengan tingkat pengembalian investasi AI terbesar.
  • BRIN memperbarui teknologi AI untuk memperkuat deteksi dini karhutla nasional.

Bencana kebakaran hutan dan lahan terus menyedot dana publik yang sangat besar setiap tahun.

Google menyarankan pemerintah memakai kecerdasan buatan untuk mencegah kerugian tersebut.

Alat pemantau pintar dinilai mampu membaca titik panas sebelum kobaran api meluas.

Saran ini disampaikan oleh Director AI Partnerships Google APAC, Harsh Dhand.

Ia berbicara dalam forum Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026.

Jika kita bisa menggunakan AI untuk mendeteksi variasi iklim dan titik api lebih awal, pemerintah bisa menghemat banyak anggaran, kata Harsh Dhand, Director AI Partnerships Google APAC.

Laporan dari Katadata menyebutkan bahwa AI bisa memetakan perubahan cuaca dan titik rawan.

Deteksi sejak dini membuat tim lapangan bisa bertindak lebih cepat di lokasi.

Langkah cepat itu otomatis menekan biaya operasional pemadaman darurat yang mahal.

Menghitung Pengembalian Modal AI

Pemerintah diminta jeli dalam menyalurkan dana belanja teknologi cerdas.

Harsh Dhand menilai penerapan teknologi harus memberi imbal hasil investasi yang jelas.

Proyek kolaborasi publik dan swasta perlu fokus pada bidang yang paling menguntungkan.

Selain persoalan iklim, sektor kesehatan dan pertanian juga dinilai sangat menjanjikan.

Pemanfaatan pada layanan medis mencakup perawatan kanker hingga pengobatan khusus perorangan.

Sektor pertanian juga dinilai penting karena menjadi penopang utama ekonomi masyarakat luas.

Rencana Pembaruan Sistem BRIN

Pemerintah pusat melalui lembaga riset negara sudah menyiapkan langkah mitigasi serupa.

Badan Riset dan Inovasi Nasional kini sedang memperbarui sistem deteksi dini mereka.

Kepala BRIN Arif Satria menyatakan institusinya terus menyempurnakan kemampuan sistem itu.

Pembaruan ini disiapkan agar aparat dapat memprediksi potensi kebakaran lebih awal.

Sekarang kami akan terus memperbarui AI yang semakin canggih untuk bisa mengantisipasi kebakaran hutan lebih dini lagi, kata Arif Satria, Kepala BRIN.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Bencana lingkungan selalu menghadirkan gangguan nyata bagi rantai pasok dan operasional kantor.

Kabut asap kerap melumpuhkan logistik darat dan memicu gangguan kesehatan massal pekerja.

Langkah mitigasi dini membantu pengusaha mengamankan aset pabrik dan gudang dari ancaman api.

Pemimpin perusahaan juga perlu mulai meniru cara pandang berbasis hasil pengembalian investasi.

Adopsi teknologi baru sebaiknya langsung menyelesaikan sumber biaya operasional yang paling boros.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 9 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Katadata: Google Sebut AI Bisa Hemat Anggaran RI Lewat Deteksi Dini Kebakaran Hutan
Lihat hasil pemeriksaan (9 klaim)
Pembuka: 7/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Google mendorong pemanfaatan AI untuk mendeteksi titik api karhutla demi menghemat anggaran negara.Didukung“Teknologi AI berpotensi mendeteksi perubahan iklim dan titik api lebih awal, sehingga dapat menghemat anggaran negara.”
Katadata melaporkan pernyataan Google mengenai potensi AI dalam mendeteksi titik api lebih awal untuk menghemat anggaran.
Google menilai kecerdasan buatan dapat membantu Indonesia memangkas biaya penanganan karhutla lewat deteksi dini.Didukung“Jika kita bisa menggunakan AI untuk mendeteksi variasi iklim dan titik api lebih awal, pemerintah bisa menghemat banyak anggaran”
Katadata mengutip pernyataan Harsh Dhand dari Google.
Pemerintah dinilai perlu membidik sektor dengan tingkat pengembalian investasi AI terbesar.Didukung“Menurut Harsh Dhand, pemerintah perlu mengidentifikasi sektor yang dapat memberikan tingkat pengembalian investasi atau return on investment (ROI) maksimal dari penerapan AI.”
Katadata menuliskan anjuran Harsh Dhand terkait identifikasi sektor dengan ROI maksimal.
Saran tersebut disampaikan oleh Director AI Partnerships Google APAC, Harsh Dhand, dalam Danantara Technology Innovation Investment Forum 2026.Didukung“kata Harsh Dhand dalam salah satu sesi Danantara Technology Innovation Investment Forum (TIIF) 2026, Selasa (27/10).”
Katadata memuat nama narasumber, jabatan, dan nama forum tempat ia berbicara.
Selain iklim, sektor kesehatan dan pertanian dinilai memiliki potensi pemanfaatan AI.Didukung“Selain iklim, Harsh Dhand menyoroti potensi pemanfaatan AI di sektor kesehatan dan pertanian.”
Katadata menyebutkan kedua sektor tersebut disorot oleh Harsh Dhand.
Investasi AI di bidang kesehatan mencakup bidang onkologi, perawatan pasien kanker, hingga pengobatan personal.Didukung“ia mencontohkan investasi AI dalam bidang onkologi, perawatan pasien kanker, hingga pengobatan yang dipersonalisasi.”
Katadata mencatat contoh pemanfaatan AI di sektor kesehatan menurut Harsh Dhand.
Sektor pertanian dinilai berpeluang untuk pengembangan AI karena menjadi tulang punggung Indonesia.Didukung“Sementara itu, sektor pertanian dinilai memiliki peluang pengembangan AI karena masih menjadi salah satu tulang punggung Indonesia.”
Katadata mengutip penilaian tentang peluang AI di sektor pertanian.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan BRIN tengah memperbarui sistem deteksi dini karhutla dengan teknologi AI.Didukung“Sebelumnya, Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan instansi tengah memperbarui sistem deteksi dini dengan teknologi AI.”
Katadata memuat pernyataan Kepala BRIN Arif Satria tentang pembaruan sistem deteksi dini menggunakan AI.
Pembaruan AI oleh BRIN bertujuan meningkatkan kemampuan pemerintah mengantisipasi kebakaran hutan lebih dini.Didukung“Sekarang kami akan terus memperbarui AI yang semakin canggih untuk bisa mengantisipasi kebakaran hutan lebih dini lagi”
Katadata mengutip ucapan Kepala BRIN Arif Satria mengenai tujuan pembaruan AI tersebut.

Video AI terbaru

API credits, now in ChatGPT Pro and Business plans OpenAI

Baca juga