Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Boom Rambah Pembangkit Listrik AI saat Jadwal Jet Supersonik Mulai Goyah

Boom Supersonic memproduksi turbin gas untuk pusat data AI di tengah keraguan maskapai atas target pengiriman pesawat penumpang supersonik.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • CEO United Airlines meragukan pengiriman pesawat supersonik Overture dapat terwujud pada tahun 2029.
  • Boom membuka pabrik di Colorado untuk memproduksi turbin gas demi memasok listrik pusat data AI.
  • Boom kehilangan kesepakatan senilai 1,25 miliar dolar AS dari pengembang pusat data Crusoe.

Pusat data kecerdasan buatan kini haus energi listrik. Kondisi itu memicu produsen jet supersonik Boom Supersonic ikut banting setir.

Boom mulai merambah bisnis turbin gas untuk pembangkit daya komputer AI. Langkah ini muncul saat proyek pesawat komersialnya menghadapi keraguan besar mitra awal.

CEO United Airlines Scott Kirby menyatakan keraguannya atas jadwal awal Boom. Kirby berbicara dalam siniar Office Hours: Business Edition pada 28 Oktober 2026.

Kirby menyampaikan, "Tahun 2029 adalah batas waktu resmi mereka. Itu tidak akan terjadi pada 2029—ini akan memakan waktu lebih lama."

United Airlines memegang perjanjian bersyarat dengan uang muka tanpa pengembalian dana. Maskapai lain seperti American Airlines dan Japan Airlines juga menaruh komitmen serupa.

Boom menargetkan Overture membawa penumpang resmi pertama pada 2029. Namun, Kirby melihat masih banyak rintangan regulasi keselamatan penerbangan yang belum beres.

Pabrik Baru dan Kebutuhan Listrik AI

Pabrik pesawat Overture di Greensboro, Carolina Utara, selesai sejak 2024. Ars Technica melaporkan fasilitas bernilai pajak 50 juta dolar AS itu lebih banyak menganggur.

Boom kini mengalihkan perhatian ke bisnis energi pendukung komputasi canggih. Pada 22 Oktober 2026, mereka meresmikan pabrik turbin baru di Centennial, Colorado.

Fasilitas tersebut memproduksi turbin gas alam 42 megawatt bernama Superpower. Alat berat ini dirancang khusus untuk memenuhi pasokan listrik pusat data AI.

Banyak pengembang pusat data memang beralih ke gas alam. Kebutuhan daya cip pemroses AI melonjak jauh melampaui kemampuan jaringan listrik biasa.

Boom berencana menguji prototipe inti turbin Sprint Core sebelum hari Thanksgiving. Komponen ini dirancang untuk menyalakan turbin Superpower dan mesin jet Symphony.

Kehilangan Kesepakatan Bernilai Jumbo

Perjalanan Boom di sektor listrik data AI tidak sepenuhnya mulus. Perusahaan baru saja kehilangan kesepakatan senilai 1,25 miliar dolar AS.

CEO Boom Blake Scholl mengakui pengembang pusat data Crusoe membatalkan pesanan. Semula Crusoe berniat membeli 29 unit turbin gas buatan Boom.

Crusoe adalah pembangun pusat data di Texas untuk Oracle, Google, dan Microsoft. Meski kehilangan pelanggan besar, Scholl tetap berjanji mengirim daya 250 megawatt tahun depan.

Pabrik di Colorado ditargetkan mengirim turbin pertama pada pertengahan 2027. Boom mematok kapasitas produksi tahunan 50 turbin gas pada 2029.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Lonjakan kebutuhan listrik AI kini mendesak perusahaan keluar dari bisnis utama. Rencana pengadaan teknologi berisiko mundur saat rantai pasok terpecah.

Bagi pemimpin perusahaan, ketergantungan pusat data pada generator khusus menandakan krisis energi nyata. Efisiensi infrastruktur komputasi perlu menjadi bahan hitungan anggaran belanja.

Pelaku usaha di Indonesia juga harus berhati-hati membuat kontrak jangka panjang. Kemitraan yang terikat uang muka non-tunai bisa terancam mandek jika penyedia meleset dari jadwal.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 10 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Ars Technica: Supersonic airliner in doubt as company shifts to powering AI data centers
Lihat hasil pemeriksaan (10 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
CEO United Airlines Scott Kirby meragukan jadwal pengiriman pesawat Overture pada tahun 2029.Didukung“One of the company’s first customers, United Airlines CEO Scott Kirby, has expressed doubts about Boom’s original plan to deliver the first Overture supersonic airliner in 2029.”
Ars Technica melaporkan keraguan Scott Kirby terkait target pengiriman tahun 2029.
Kirby menyampaikan pernyataannya dalam siniar Office Hours: Business Edition pada 28 Oktober 2026.Didukung“Kirby’s latest frank assessment came during an interview with the Office Hours: Business Edition podcast that appeared on October 28, 2026.”
Ars Technica mencantumkan nama siniar dan tanggal penayangannya.
United Airlines, American Airlines, dan Japan Airlines memiliki perjanjian bersyarat dengan setoran tanpa pengembalian dana untuk Overture.Didukung“The company has conditional agreements with American Airlines, Japan Airlines, and United Airlines involving non-refundable deposits of unknown amounts”
Ars Technica mengonfirmasi kesepakatan bersyarat ketiga maskapai tersebut.
Pabrik Overture di Greensboro, Carolina Utara, selesai dibangun pada 2024 dengan dana pajak lebih dari $50 juta dan sebagian besar tidak aktif.Didukung“Piedmont Triad International Airport in Greensboro, North Carolina, has mostly sat dormant since that time. That has raised questions for North Carolina state leaders who provided more than $50 million”
Ars Technica mencatat fasilitas Greensboro didanai pajak negara bagian dan sebagian besar menganggur.
Pada 22 Oktober 2026, Boom meresmikan pabrik di Centennial, Colorado, untuk memproduksi turbin gas Superpower 42 MW bagi pusat data AI.Didukung“On October 22, the company unveiled another factory in Centennial, Colorado, dedicated to producing a 42-megawatt natural gas turbine called Superpower for data centers.”
Ars Technica melaporkan peresmian pabrik turbin Superpower di Colorado.
Boom berencana menguji prototipe inti turbin Sprint Core sebelum hari Thanksgiving.Didukung“with Boom planning to fire the turbine for the first time before Thanksgiving.”
Ars Technica menyebutkan target pengujian sebelum Thanksgiving.
Boom kehilangan kesepakatan senilai $1,25 miliar untuk memasok 29 turbin gas kepada pengembang pusat data Crusoe.Didukung“Boom CEO Scholl also acknowledged the recent loss of a $1.25 billion deal that would have seen data center developer Crusoe purchase 29 of Boom’s gas turbines”
Ars Technica mencatat pembatalan kesepakatan dengan Crusoe yang diakui Scholl.
Crusoe terlibat dalam pembangunan pusat data di Texas untuk Oracle, Google, dan Microsoft.Didukung“Crusoe has been involved in building Texas data centers for Oracle , Google and Microsoft that draw upon various power sources including natural gas and renewables.”
Ars Technica menjelaskan keterlibatan Crusoe dengan Oracle, Google, dan Microsoft.
Scholl menyatakan Boom akan mengirimkan daya Superpower sekitar 250 MW tahun depan ke lokasi lain.Didukung“Scholl said Boom “will be delivering about 250MW of Superpowers next year to other sites””
Ars Technica mengutip pernyataan Scholl terkait target pengiriman 250 MW.
Boom menargetkan pengiriman turbin gas pertama pada pertengahan 2027 dan kapasitas tahunan 50 turbin pada 2029.Didukung“It aims to deliver the first gas turbines to AI data center customers in mid-2027 while ramping up annual production to 25 turbines in 2028 and 50 turbines by 2029.”
Ars Technica mencatat target waktu pengiriman dan peningkatan kapasitas produksi Boom.

Video AI terbaru

NVIDIA GTC Berlin 2026 Event Highlights: AI in Action Across Europe NVIDIA

Baca juga