Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Sindikat Curi Perangkat Pusat Data AI Senilai Rp 1,8 Triliun

Komplotan penjahat menggasak peralatan pusat data AI senilai ratusan juta dolar menggunakan peretasan akun kargo dan aksi kekerasan di jalan raya.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Sindikat kriminal mencuri perangkat AI senilai lebih dari 100 juta dolar AS sejak Juni.
  • Pelaku meretas sistem logistik, memalsukan identitas sopir, dan mengacak sinyal GPS pengiriman.
  • Barang curian dijual murah ke perusahaan teknologi dan diselundupkan ke luar negeri.

Sindikat kriminal mencuri perangkat pusat data kecerdasan buatan bernilai fantastis. Nilai jarahan mencapai lebih dari 100 juta dolar AS atau sekitar 1,8 triliun rupiah sejak Juni.

Laporan Detik mengutip temuan NBC News mengenai pembajakan kargo bernilai tinggi tersebut. Barang jarahan mencakup cip semikonduktor, server, kabel serat optik, kabel tembaga, hingga mesin penambang bitcoin.

Lonjakan kejahatan ini terjadi saat perusahaan gencar membangun fasilitas komputasi AI. Sejak 2025, hampir dua lusin pencurian kargo dilaporkan di California, Texas, dan Utah.

"Ini ibarat mencuri emas batangan murni. Jauh lebih mudah mencuri barang ini daripada merampok bank," kata Keith Lewis, Kepala di Verisk CargoNet.

Keith Lewis menilai komponen AI menjadi incaran baru penjahat. Mereka menyasar langsung truk pengangkut logistik dalam perjalanan ke lokasi proyek.

Modus Siber dan Serangan Fisik di Jalanan

Komplotan penjahat memakai taktik digital yang terencana rapi. Mereka meretas akun perantara kargo di situs pengiriman resmi.

Pelaku lalu memasang muatan fiktif untuk memancing perusahaan truk yang sah. Begitu ada respons, penjahat mengirim tautan berbahaya guna memasang software peretas.

Akses curian itu dipakai untuk mengambil alih akun dan memenangkan tender pengiriman resmi. Pelaku kemudian menyusupkan sopir menggunakan surat izin mengemudi palsu.

Sindikat juga memanipulasi koordinat lokasi pengiriman lewat GPS. Dua kargo di Illinois yang memuat kabel tembaga dan peralatan daya modular ikut raib.

Aksi penjahat bahkan melibatkan benturan fisik di jalan raya. Insiden terjadi pada truk pengangkut server senilai 13 juta dolar AS menuju Fayetteville, Georgia.

Sebuah mobil sedan tanpa pelat nomor sengaja menabrak dua polisi pengawal muatan. Tabrakan itu melumpuhkan pengawalan sehingga pelaku leluasa membawa kabur muatan server.

Jalur Penjualan Pasar Gelap

Setelah berhasil menguasai barang, pelaku menjual komponen secara eceran. Pembelinya adalah perusahaan teknologi yang tergiur harga perangkat AI murah.

Sebagian muatan curian diselundupkan ke luar negeri, khususnya China. Wilayah tersebut memang menghadapi pembatasan pasokan teknologi mutakhir asal Amerika Serikat.

Sejumlah negara bagian kini membentuk satuan tugas khusus untuk melacak kargo yang hilang. Pengawasan rantai pasok pengiriman mulai diperketat secara menyeluruh.

"Satu-satunya celah aksi ini untuk berhasil adalah jika latar belakang sopir tak diperiksa dengan benar," kata Scott Cornell, Ketua TAPA Americas.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Kasus pembajakan ini membuktikan bahwa risiko adopsi teknologi tidak hanya berada di ranah digital. Pengadaan infrastruktur komputasi kini menghadapi ancaman nyata pada jalur distribusi fisik.

Bagi para pemimpin bisnis, keamanan rantai pasok logistik harus diperiksa secara berkala. Kesalahan verifikasi pihak ketiga bisa memicu kerugian modal bernilai miliaran rupiah.

Pelaku usaha di Indonesia perlu memastikan penyedia jasa logistik menerapkan audit identitas pengemudi dengan ketat. Pengawasan ketat diperlukan terutama saat memindahkan perangkat keras berharga tinggi.

Manajemen juga wajib waspada terhadap tawaran perangkat keras murah di pasar sekunder. Membeli komponen tanpa asal-usul yang jelas berpotensi menyeret perusahaan ke masalah hukum.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 11 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Detik: Sindikat Curi Perangkat AI Rp 1,8 Triliun, Modus Bak Film Hollywood
Lihat hasil pemeriksaan (11 klaim)
Pembuka: 9/10Kejelasan: 9/10Struktur: 9/10Manfaat: 8/10Bahasa: 9/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Sindikat kriminal mencuri perangkat pusat data AI senilai lebih dari 100 juta dolar AS atau Rp 1,8 triliun sejak Juni.Didukung“sindikat penjahat menggasak perangkat data center senilai lebih dari USD 100 juta (Rp 1,8 triliun) sejak Juni”
Detik mengutip laporan NBC News mengenai total nilai curian sejak Juni.
Pelaku menggunakan akun hasil retasan, identitas atau SIM palsu, dan manipulasi koordinat GPS.Didukung“menggunakan akun hasil peretasan, SIM palsu, dan manipulasi koordinat GPS dalam melancarkan aksinya.”
Detik melaporkan modus operandi sindikat pencurian kargo tersebut.
Barang rampasan mencakup cip semikonduktor, server, kabel serat optik, kabel tembaga, hingga mesin penambang bitcoin.Didukung“barang rampasan meliputi chip semikonduktor mahal, kabel serat optik, server, kabel tembaga, hingga mesin penambang bitcoin.”
Detik mengutip New York Post mengenai rincian jenis barang yang dijarah.
Hampir dua lusin pencurian kargo dilaporkan sejak 2025 di California, Texas, dan Utah.Didukung“Sejak 2025, hampir dua lusin pencurian kargo dilaporkan di beberapa negara bagian Amerika Serikat, termasuk California, Texas, dan Utah.”
Detik mencatat data frekuensi dan sebaran lokasi kejahatan pencurian kargo di AS.
Keith Lewis dari Verisk CargoNet menyebut aksi ini ibarat mencuri emas batangan murni dan lebih mudah daripada merampok bank.Didukung“"Ini ibarat mencuri emas batangan murni. Jauh lebih mudah mencuri barang ini daripada merampok bank," ujar Keith Lewis, kepala di perusahaan penilai risiko pencurian kargo Verisk CargoNet.”
Detik memuat kutipan pernyataan langsung dari Keith Lewis.
Penjahat meretas akun perantara kargo, menawarkan muatan fiktif, lalu menyebar tautan berbahaya untuk mengambil alih akun perusahaan angkutan dan memenangkan tender pengiriman.Didukung“para penjahat meretas akun pialang kargo di situs pengiriman, lalu menggunakan akses itu untuk menawarkan muatan fiktif demi memancing perusahaan angkutan truk yang sah.”
Detik merinci mekanisme penipuan dan peretasan akun pialang oleh sindikat.
Dua kargo di Illinois yang memuat kabel tembaga dan peralatan daya modular data center ikut dicuri.Didukung“dua kargo yang dicuri di Illinois diperkirakan memuat gulungan kabel tembaga senilai USD 300.000 dan peralatan daya modular data center senilai sekitar USD 1 juta.”
Detik mencantumkan kasus pencurian dua kargo di Illinois.
Truk pengangkut server senilai 13 juta dolar AS menuju Fayetteville, Georgia dibegal setelah mobil sedan tanpa pelat sengaja menabrak dua polisi pengawal.Didukung“Sebuah sedan tanpa pelat menabrak dua polisi yang disewa untuk mengawal kargo tersebut, memaksa mereka berhenti sementara komplotan pencuri melarikan diri membawa muatan.”
Detik memaparkan kronologi insiden tabrakan di perjalanan menuju Fayetteville, Georgia.
Barang curian dijual murah secara eceran ke perusahaan teknologi dan sebagian dikirim ke luar negeri, khususnya China.Didukung“Setelah berhasil menggasak barang, penjahat menjual komponen secara eceran ke perusahaan teknologi yang tergiur membeli perangkat AI dengan murah. Sebagian barang curian bahkan dikirim ke luar negeri khususnya China”
Detik menjelaskan tujuan penjualan barang jarahan sindikat.
Sejumlah negara bagian membentuk satuan tugas khusus untuk melacak kargo yang dicuri.Didukung“Beberapa negara bagian membentuk satuan tugas khusus untuk melacak kargo yang dicuri.”
Detik menyebut pembentukan satuan tugas pelacak kargo oleh otoritas setempat.
Scott Cornell dari TAPA Americas menyatakan celah keberhasilan aksi ini adalah latar belakang sopir yang tak diperiksa dengan benar.Didukung“"Satu-satunya celah aksi ini untuk berhasil adalah jika latar belakang sopir tak diperiksa dengan benar," kata Scott Cornell, ketua TAPA Americas.”
Detik memuat pernyataan Scott Cornell mengenai celah pengawasan pengemudi.

Video AI terbaru

How Gen uses ChatGPT Work to turn data Into decisions | OpenAI OpenAI

Baca juga