Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Ekstensi Anthropic di Cursor Sempat Disusupi Kode Berbahaya

Menurut laporan Ars Technica, ekstensi Anthropic di Cursor sempat disusupi kode jahat. Sekitar 5.000 komputer pengembang diperkirakan terdampak.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Ekstensi resmi Anthropic di pasar Cursor sempat disusupi kode berbahaya oleh peretas.
  • Sekitar 5.000 komputer pengembang diperkirakan terdampak pembaruan versi jahat tersebut.
  • Pelaku mencoba mencuri token akses komputasi awan dan memasang jalur kendali jarak jauh.

Ekstensi resmi VS Code milik Anthropic di pasar Cursor dilaporkan sempat disusupi kode berbahaya. Insiden ini berpotensi mengancam hingga 5.000 komputer milik pemrogram aplikasi. Media Ars Technica melaporkan kabar tersebut pada hari Jumat.

Cursor adalah aplikasi pembantu koding berbasis kecerdasan buatan atau AI. Di dalamnya tersedia pasar digital tempat pengembang mengunduh berbagai alat pendukung. Salah satu alat itu adalah ekstensi untuk model AI Claude milik Anthropic.

Pengguna yang mengunduh atau memperbarui ekstensi pada Kamis antara pukul 05.27 hingga 16.35 waktu setempat diminta waspada. Versi bermasalah itu tercatat dengan nomor 2.1.313. Program tersebut terpasang otomatis di komputer yang menyalakan fitur pembaruan.

Cara Pelaku Menyusup ke Sistem

Peneliti independen Kevin Beaumont menyebut paket jahat beredar lewat akun resmi Anthropic di Cursor. Versi 2.1.313 itu langsung menimpa versi 2.1.312 yang masih bersih. Hal ini dibenarkan oleh perusahaan keamanan siber Phorian.

"Ini adalah kompromi rantai pasok saat penyerang mendapat akses ke saluran distribusi resmi," kata Luke Roberts, CTO dan salah satu pendiri Phorian.

Aplikasi Cursor secara bawaan memang memperbarui ekstensi secara otomatis. Pengguna sebenarnya bisa mematikan pengaturan itu lewat menu setelan. Namun, banyak pengguna membiarkan fitur itu tetap aktif.

Pihak Cursor menyatakan ekstensi jahat mencoba memasang jalur kendali jarak jauh atau SSH. Pelaku menambahkan kunci akses SSH milik mereka sendiri. Program itu juga membuka terowongan jaringan untuk mengendalikan komputer korban.

Kode peretas dirancang untuk menyerang sistem operasi Windows, macOS, dan Linux. Ekstensi ini berjalan dengan hak akses penuh aplikasi Cursor. Pelaku pun berpotensi membaca berkas lokal, kode program, dan alat kerja pengembang.

Phorian menyebut program jahat itu mencuri nama-nama variabel di komputer. Pelaku mengincar token API dan kunci akses komputasi awan. Data itu berguna bagi peretas untuk menyusun rencana serangan lanjutan.

Serangan sempat terhambat oleh adanya galat kode pada sistem Windows dan macOS. Meski ada galat, Phorian menilai bahaya program ini tetap sangat besar. Komputer yang tertular tetap mengirim laporan awal kepada pelaku.

Tindakan Cursor dan Sikap Anthropic

Anthropic segera meluncurkan versi perbaikan 2.1.314 beberapa jam setelah versi jahat beredar. Kevin Beaumont menyatakan versi baru ini menggantikan ekstensi yang bermasalah. Langkah ini diambil demi menghentikan penyebaran infeksi lebih luas.

Cursor juga segera bertindak memutus koneksi jaringan pengendali milik peretas. Mereka bekerja sama dengan penyedia peladen komputasi awan yang dipakai pelaku. Hasilnya, komputer korban tidak lagi dapat terhubung ke peladen peretas.

Pihak Cursor menghapus versi berbahaya dari katalog dan memblokir peredarannya. Mereka sempat menutup toko ekstensi untuk memeriksa kontrol akses dan mengganti kunci digital. Saat ini, toko ekstensi Cursor sudah beroperasi normal kembali.

Baik Cursor maupun Phorian telah merilis petunjuk teknis jejak serangan siber ini. Rincian itu mencakup alamat protokol internet dan tanda pengenal digital berkas berbahaya. Informasi tersebut bisa dipakai tim teknis untuk memindai komputer kantor.

Hingga kini, Anthropic belum mengeluarkan peringatan resmi kepada para pelanggannya. Cursor dan Anthropic juga belum menjelaskan cara peretas membobol akun resmi tersebut. Keduanya belum menjawab pertanyaan media terkait pangkal masalah pembobolan itu.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Banyak kantor kini mengizinkan tim teknologi memakai asisten cerdas untuk membuat program. Insiden ini membuktikan bahwa akun resmi perusahaan AI ternama pun bisa dibobol. Pimpinan bisnis tidak boleh percaya begitu saja pada alat dari luar.

Ancaman paling nyata ada pada pencurian kunci akses komputasi awan. Jika kunci itu bocor, penjahat siber bisa masuk ke sistem pusat perusahaan. Basis data penting dan rahasia bisnis berisiko ikut dicuri orang luar.

Direksi perusahaan di Indonesia perlu meminta tim TI segera memeriksa komputer pengembang. Matikan fitur pembaruan otomatis untuk alat koding pihak ketiga di kantor. Biasakan memperbarui perangkat lunak secara manual setelah melewati uji keamanan.

Tim TI juga sebaiknya segera memperbarui seluruh kunci akses dan token sistem. Langkah ini penting guna mencegah serangan lanjutan dari celah yang sempat terbuka. Kewaspadaan ini menjaga kelangsungan operasional bisnis dari kerugian besar.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 16 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Ars Technica: Anthropic VS code extension on Cursor backdoored for nearly 12 hours
Lihat hasil pemeriksaan (16 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 9/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Ekstensi Anthropic di Cursor sempat disusupi kode jahat.Didukung“An official extension for Anthropic’s Claude model was backdoored”
Ars Technica melaporkan ekstensi resmi Claude milik Anthropic disusupi backdoor.
Sekitar 5.000 komputer pengembang diperkirakan terdampak.Didukung“threatened as many as 5,000 developers’ machines”
Ars Technica menyebutkan ancaman ini berdampak hingga 5.000 mesin pengembang.
Pelaku mencoba mencuri token akses komputasi awan dan memasang jalur kendali jarak jauh.Didukung“theft of variable names allowed the operator to quickly take inventory of cloud credentials and API tokens stored on a compromised device”
Ars Technica mengutip pernyataan Phorion mengenai pencurian kredensial cloud dan token API, serta upaya memasang SSH backdoor.
Cursor adalah pembuat alat bantu koding berbasis AI yang memiliki pasar digital ekstensi.Didukung“Cursor, a maker of AI-assisted developer tools”
Ars Technica menyebutkan Cursor sebagai pembuat AI-assisted developer tools.
Pengguna yang mengunduh atau memperbarui ekstensi pada Kamis antara pukul 05.27 hingga 16.35 waktu setempat (ET) diminta waspada.Didukung“Anyone who installed or updated Anthropic’s VS Code extension from Cursor between 5:27 am ET and 4:35 pm on Thursday should consider themselves affected”
Ars Technica menulis batas waktu unduhan/pembaruan pada hari Kamis antara 5:27 am ET dan 4:35 pm.
Versi bermasalah tercatat bernomor 2.1.313 dan terpasang otomatis jika fitur pembaruan menyala.Didukung“The malicious version, 2.1.313, subsequently affected “at most 5,000 users,” presumably when they either downloaded it or their systems automatically fetched and installed it.”
Ars Technica melaporkan versi berbahaya adalah 2.1.313 yang terpasang manual maupun otomatis.
Kevin Beaumont dan Luke Roberts dari Phorian menyatakan paket jahat beredar lewat akun resmi Anthropic di Cursor menggantikan versi 2.1.312.Didukung“Both Beaumont and the CTO and co-founder of security firm Phorian said that version 2.1.313 was distributed through Anthropic’s official account on Cursor.”
Ars Technica mengonfirmasi temuan Beaumont dan Phorian terkait distribusi lewat akun resmi.
Luke Roberts menyatakan ini adalah kompromi rantai pasok saat penyerang mendapat akses ke saluran distribusi resmi.Didukung““It was a supply-chain compromise where the attacker gained access to the official distribution channel,””
Kutipan langsung dari Luke Roberts di Ars Technica.
Cursor secara bawaan memperbarui ekstensi secara otomatis, namun dapat diatur melalui setelan pengguna.Didukung“Extensions auto-update in Cursor by default, but users can configure this in settings.”
Pernyataan Luke Roberts yang dikutip Ars Technica.
Cursor menyatakan ekstensi jahat mencoba memasang persistent SSH backdoor dengan SSH key pengendali, menyalakan layanan SSH lokal, dan membuka reverse SSH tunnel.Didukung“Cursor said that the malicious extension attempts to install a persistent SSH backdoor using an added attacker-controlled SSH key, enabling the local SSH service, and opening a reverse SSH tunnel.”
Pernyataan Cursor yang dikutip di Ars Technica.
Kode peretas dirancang bekerja pada Windows, macOS, dan Linux, serta berpotensi mengakses berkas lokal, source code, dan developer tooling.Didukung“The code was written to work on Windows, macOS, and Linux. Because Cursor extensions run with the permissions of the tool’s Integrated Development Environment, the backdoored version likely would gain access to local files, source code, and developer tooling once it was installed.”
Ars Technica merinci sistem operasi sasaran dan potensi akses karena izin IDE Cursor.
Bugs pada kode Windows dan macOS sempat menghambat kerja backdoor, tetapi malware tetap menjadi ancaman signifikan.Didukung“Bugs in the malicious code for Windows and macOS prevented the backdoor from working in some cases.”
Ars Technica melaporkan adanya bug yang menghambat backdoor di sebagian kasus.
Anthropic mendorong versi perbaikan 2.1.314 beberapa jam kemudian menurut Kevin Beaumont.Didukung“Anthropic pushed version 2.1.314 several hours after the previous version became available on Cursor, according to independent researcher Kevin Beaumont.”
Ars Technica melaporkan pembaruan versi 2.1.314 oleh Anthropic beberapa jam setelahnya.
Cursor memutus koneksi server reverse shell bersama penyedia cloud, menghapus versi jahat, dan sempat menutup marketplace untuk audit serta rotasi kunci.Didukung“The company also shut down the VSCode Marketplace to rotate keys, audit access controls, and confirm no other extensions were compromised. The marketplace is now open.”
Ars Technica merinci tindakan mitigasi yang dilakukan pihak Cursor.
Cursor dan Phorian merilis indikator kompromi (IoC) seperti alamat IP dan hash kriptografis.Didukung“Both Cursor and Phorion list various indicators of compromise, including IP addresses and cryptographic hashes.”
Ars Technica menyebut Cursor dan Phorion membagikan IoC termasuk IP dan hash.
Anthropic belum mengeluarkan peringatan publik kepada pelanggan dan kedua perusahaan belum menjelaskan cara akun resmi dibobol.Didukung“It remains unclear why Anthropic isn’t publicly warning customers of the threat and why it and Cursor aren’t explaining how the supply-chain compromise happened.”
Ars Technica mencatat ketiadaan peringatan resmi dan penjelasan dari kedua pihak.

Video AI terbaru

NVIDIA GTC Berlin 2026 Event Highlights: AI in Action Across Europe NVIDIA

Baca juga