Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Google Chrome Pakai AI untuk Isi Formulir Lewat Data Gmail

Google memperbarui peramban Chrome dengan kecerdasan buatan. Fitur ini bisa membaca Gmail pengguna untuk mengisi formulir online secara otomatis.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Chrome kini dapat menyarankan data formulir langsung dari isi kotak masuk Gmail.
  • Fitur membaca data seperti nomor pesanan, tiket penerbangan, hingga kartu kredit.
  • Pengguna tetap bisa memilih untuk mengaktifkan atau mematikan fitur ini di setelan.

Mengisi data formulir di internet sering membuang waktu kerja. Anda kerap harus membuka email lama demi menyalin sebaris kode.

Google kini menghadirkan solusi baru untuk masalah tersebut. Peramban Chrome mendapatkan pembaruan pengisian otomatis berbasis kecerdasan buatan.

Seperti dilaporkan TechCrunch, sistem ini bisa membaca data dari akun Gmail pengguna. Tujuannya mempermudah pengisian formulir di berbagai situs web.

Cara Kerja Pengisian Otomatis Pintar

Fitur baru ini bekerja dengan memindai pesan masuk di email Anda. Sistem akan mencari data penting yang sedang diminta oleh sebuah formulir web.

Contohnya adalah nomor konfirmasi tiket penerbangan dan nomor keanggotaan. Sistem juga dapat menemukan nomor resi pelacakan barang dan nomor pesanan belanja.

Selain itu, peramban juga dapat menyarankan alamat, nomor telepon, dan nomor kartu kredit. Semua saran diambil langsung berdasarkan rujukan email Anda.

Langkah ini memperluas program Personal Intelligence milik Google. Program ini sebelumnya sudah menghubungkan aplikasi kerja Google dengan asisten pintar Gemini.

Lewat sambungan itu, Gemini bisa mengambil detail data dari email. Asisten cerdas tersebut lalu memakai informasi tadi untuk menjawab pertanyaan rumit pengguna.

Kendali Pengguna dan Ketersediaan Fitur

Bagi sebagian orang, fungsi ini mirip fitur pembaca kode verifikasi SMS milik Apple. Sistem Apple menampilkan kode singkat tepat di atas papan ketik gawai.

Namun, membaca isi kotak masuk tentu memicu tanda tanya soal privasi. Google menyatakan data sensitif pengguna tetap tersimpan dalam bentuk terenkripsi atau terkunci rapat.

Pengguna juga tidak dipaksa memakai fitur baru ini. Pemilik akun bebas menyalakan atau mematikan fitur pengisian pintar lewat menu setelan Chrome.

Saat ini, fitur tersebut mulai dirilis bagi para pengguna di Amerika Serikat. Pembaruan hadir untuk komputer desktop serta aplikasi Chrome di ponsel iOS dan Android.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Bagi para pemimpin perusahaan, langkah Google ini memangkas waktu kerja rutin staf. Karyawan tidak perlu lagi repot berpindah jendela layar hanya untuk menyalin data transaksi.

Proses pengadaan tiket perjalanan dinas atau pendaftaran mitra bisnis menjadi jauh lebih cepat. Risiko salah ketik nomor dokumen penting juga dapat berkurang drastis.

Meski demikian, manajemen perusahaan tetap perlu waspada soal keamanan data internal. Anda harus meninjau ulang izin akses email kantor yang terhubung pada peramban karyawan.

Pelaku usaha di Indonesia sebaiknya mulai menyusun panduan penggunaan akun kerja di peramban. Keputusan mengaktifkan fitur otomatis harus disesuaikan dengan tingkat kerahasiaan bisnis Anda.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 7 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. TechCrunch: Chrome’s AI-powered Autofill can now dig through your Gmail to fill out forms
Lihat hasil pemeriksaan (7 klaim)
Pembuka: 7/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Google Chrome mendapatkan pembaruan pengisian otomatis berbasis AI yang mengambil saran data dari Gmail.Didukung“Chrome will get an advanced version of autofill that will help users fill out online forms with suggestions pulled from their Gmail.”
TechCrunch menyatakan Chrome mendapat versi autofill tingkat lanjut dengan saran dari Gmail.
Data yang dapat disarankan mencakup nomor tiket penerbangan, ID keanggotaan, info pelacakan, nomor pesanan, alamat, nomor telepon, dan nomor kartu kredit.Didukung“Chrome could suggest things you might need to know, like a flight confirmation number, membership ID, tracking information, order number, address, phone number, or credit card number”
TechCrunch memerinci daftar data yang bisa dirujuk dari email pengguna.
Pembaruan ini merupakan perluasan dari program Personal Intelligence milik Google yang menghubungkan Google Apps dengan Gemini untuk menjawab pertanyaan rumit.Didukung“The update is an expansion of Google’s Personal Intelligence, which already allows users to connect their Google Apps to its AI assistant, Gemini, to retrieve certain details and then use them to ans”
TechCrunch menjelaskan kaitan fitur baru ini dengan ekosistem Personal Intelligence dan Gemini.
Fitur ini mirip fungsi Apple yang mendeteksi kode verifikasi via SMS dan menampilkannya di atas papan ketik.Didukung“It’s reminiscent of one of Apple’s most appreciated features: the ability to automatically detect verification codes sent via text and display them above the keyboard”
TechCrunch membandingkannya dengan fitur kode verifikasi pesan teks milik Apple.
Pengguna dapat memilih untuk mengaktifkan atau menonaktifkan fitur enhanced autofill lewat setelan Chrome.Didukung“users can decide whether or not to enable enhanced autofill from their Chrome settings.”
TechCrunch menyebutkan kendali aktif/nonaktif fitur ada di pengaturan Chrome pengguna.
Google menyatakan data sensitif pengguna dienkripsi.Didukung“Sensitive data is encrypted, Google notes.”
TechCrunch mengutip keterangan Google perihal enkripsi data sensitif.
Fitur ini mulai digulirkan untuk pengguna di Amerika Serikat di desktop serta aplikasi iOS dan Android.Didukung“The feature is rolling out to U.S. users on the desktop, and in the iOS and Android apps for Gemini in Chrome.”
TechCrunch melaporkan ketersediaan rilis bertahap di AS untuk desktop dan aplikasi mobile.

Video AI terbaru

API credits, now in ChatGPT Pro and Business plans OpenAI

Baca juga