Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Startup Wabi Raih Dana 55 Juta Dolar Berkat Asisten AI Pembuat Aplikasi Mini

Startup Wabi kini bernilai 1,25 miliar dolar AS setelah beralih fungsi menjadi asisten cerdas yang bisa merancang aplikasi mini secara instan.

Gambar buatan AI, bukan foto asli: smartphone showing chat interface, ilustrasi untuk berita: Startup Wabi Raih Dana 55 Juta Dolar Berkat Asisten AI Pembuat Aplikasi Mini.

Gambar buatan AI, bukan foto asli (Lucid Origin (Leonardo) via Cloudflare Workers AI)

Poin penting

  • Wabi meraih dana 55 juta dolar AS dan mencapai valuasi 1,25 miliar dolar AS.
  • Aplikasi ini bertransformasi menjadi asisten pesan AI yang dapat membuat aplikasi mini.
  • Putaran pendanaan ini dipimpin oleh IVP bersama para bos teknologi global.

Pembuatan aplikasi kini tidak lagi selalu butuh tim pengembang khusus. Startup bernama Wabi membuktikan tren baru tersebut lewat asisten digital mereka.

Seperti dilaporkan TechCrunch, Wabi baru saja mengumpulkan pendanaan segar sebesar 55 juta dolar AS. Nilai valuasi perusahaan kini resmi menyentuh 1,25 miliar dolar AS.

Wabi didirikan oleh Eugenia Kuyda. Sebelumnya, ia dikenal sebagai pendiri aplikasi teman percakapan digital bernama Replika.

Pada awalnya, Wabi fokus membantu pengguna merancang aplikasi lewat perintah teks biasa. Namun bulan lalu, perusahaan mengubah arah produknya.

Wabi kini beralih wujud menjadi aplikasi pesan berbasis kecerdasan buatan. Model baru ini disebut sebagai Wabi 2.0.

Produk ini bertindak sebagai agen pribadi. Agen ini bisa langsung membuatkan antarmuka layar sesuai kebutuhan pengguna saat itu juga.

Membuat Antarmuka Instan Lewat Ruang Obrolan

Perusahaan mengklaim Wabi bisa membuat aneka aplikasi mini secara otomatis. Pengguna cukup mengetik kebutuhan mereka di ruang percakapan.

Contohnya meliputi jadwal makan harian dan pemantau tempat makan lokal. Wabi juga bisa merancang jadwal olahraga dan permainan kuis sederhana.

Pendanaan baru ini dipimpin oleh firma investasi IVP. Sejumlah pemodal besar lain ikut menanamkan modal mereka.

Daftar pemodal itu mencakup Andreessen Horowitz, Forerunner, serta Amazon Alexa Fund. Para petinggi industri teknologi juga turut ambil bagian.

Sebut saja CEO Shopify Tobi Lütke dan CEO Salesforce Marc Benioff. Mantan bos Yahoo! Marissa Mayer dan mantan CEO Twitter Dick Costolo juga tercatat sebagai pemodal.

"Eugenia memiliki visi yang jelas tentang cara orang berinteraksi dengan AI, jauh melampaui kotak teks atau baris perintah biasa," kata Alex Lim, General Partner di IVP.

Pasar agen digital mandiri memang sedang menarik perhatian pemodal global. Pada September lalu, agen cerdas bernama Instinct meraih dana satu miliar dolar AS dengan valuasi sepuluh miliar dolar AS.

Startup lain bernama Tolan juga baru meraup modal 30 juta dolar AS. Tolan mengembangkan asisten digital dengan tampilan karakter boneka.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Bagi para pemimpin bisnis, perkembangan ini menunjukkan arah baru perangkat lunak kantor. Ke depan, karyawan mungkin tidak perlu membuka banyak program rumit yang berbeda.

Sistem kerja bisa beralih ke agen digital tunggal. Agen ini mampu membuat alat bantu kerja sederhana sesuai kebutuhan saat itu juga.

Langkah ini berpotensi memangkas biaya pembuatan program internal. Efisiensi kerja harian di kantor juga bisa meningkat tanpa belanja lisensi aplikasi yang berlebihan.

Pelaku usaha di Indonesia perlu mulai mencermati perkembangan teknologi agen digital semacam ini. Memahami cara kerjanya sejak dini akan mempermudah penyesuaian operasional bisnis di masa depan.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 8 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. TechCrunch: Wabi, the AI agent that builds mini apps, now valued at $1.25B after latest round
Lihat hasil pemeriksaan (8 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Wabi mengumpulkan pendanaan sebesar 55 juta dolar AS dengan valuasi 1,25 miliar dolar AS.Didukung“said it has raised $55 million at a $1.25 billion valuation.”
TechCrunch melaporkan nilai putaran pendanaan dan valuasi Wabi.
Wabi didirikan oleh Eugenia Kuyda, yang sebelumnya mendirikan startup Replika.Didukung“Founded by Eugenia Kuyda, who previously founded the AI companion startup Replika”
TechCrunch menyebutkan latar belakang pendiri Wabi.
Wabi awalnya berfokus pada pembuatan aplikasi dengan prompt, lalu bulan lalu mengumumkan peralihan haluan menjadi aplikasi pesan AI bernama Wabi 2.0.Didukung“Last month, however, the startup announced a pivot of sorts to become an AI messenger. The idea now is that the new Wabi — or Wabi 2.0, as it was called”
TechCrunch mencatat riwayat pivot produk Wabi menjadi Wabi 2.0.
Wabi berperan sebagai agen pribadi yang dapat membangun antarmuka dan aplikasi mini seperti rencana makan, pelacak restoran lokal, rencana kebugaran, dan game kuis trivia.Didukung“could build the interfaces you need to get things done as part of its role as your personal AI agent. The company suggests Wabi could be used to build mini apps for things like meal planning”
TechCrunch memaparkan klaim fungsionalitas Wabi untuk membuat antarmuka dan aplikasi mini.
Putaran pendanaan Wabi dipimpin oleh IVP, dengan partisipasi Andreessen Horowitz, Forerunner, Amazon Alexa Fund, Tobi Lütke, Marc Benioff, Marissa Mayer, dan Dick Costolo.Didukung“IVP, which led the new round, in a statement. “She has a clear vision for how people will interact with AI, one that goes far beyond the text box or command line. Wabi is the expression of that vision”
TechCrunch merinci nama investor institusional dan investor malaikat dalam putaran tersebut.
Alex Lim dari IVP menyatakan Eugenia memiliki visi jelas tentang bagaimana orang berinteraksi dengan AI yang melampaui kotak teks atau baris perintah.Didukung““She has a clear vision for how people will interact with AI, one that goes far beyond the text box or command line. Wabi is the expression of that vision, and we’re thrilled to support her.””
TechCrunch memuat kutipan pernyataan dari Alex Lim.
Agen AI Instinct meraih pendanaan satu miliar dolar AS dengan valuasi 10 miliar dolar AS pada September.Didukung“viral AI agent Instinct pulling in another billion at a $10 billion valuation in September.”
TechCrunch mencantumkan perbandingan putaran pendanaan Instinct.
Tolan meraih pendanaan 30 juta dolar AS untuk mengembangkan AI companion mirip karakter boneka.Didukung“Even Tolan, which makes a cute, Muppet-like AI companion to help people navigate life, just raised $30 million .”
TechCrunch mencatat pendanaan startup Tolan.

Video AI terbaru

ChatGPT Enterprise at Zendesk: Putting Company Data to Work OpenAI

Baca juga