Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Celah Keamanan Mobil Modern Kini Banyak Berasal dari Aplikasi Luar

Riset terbaru menemukan aplikasi eksternal dan layanan komputasi awan menjadi penyumbang celah keamanan perangkat lunak mobil terbesar.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Aplikasi eksternal menyumbang 36,2 persen dari 413 celah keamanan perangkat lunak mobil yang diteliti.
  • Pemeriksaan terpisah pada 20 proyek perangkat lunak menemukan 827 paket kode siap pakai yang rentan disusupi.
  • Pemisahan sistem hiburan dan fungsi kendali kemudi menjadi kunci pencegahan serangan siber pada mobil.

Mobil modern kini semakin mirip komputer berjalan di jalan raya. Kelemahan terbesarnya ternyata bukan lagi pada bagian mesin atau baut roda.

Riset terbaru menunjukkan ancaman digital kendaraan justru banyak datang dari luar mobil. Celah itu tersebar pada aplikasi ponsel dan layanan komputasi awan.

Laporan ScienceAlert mengulas hasil riset dari University of Gothenburg dan Chalmers University of Technology di Swedia. Kajian ini telah terbit di Software Quality Journal.

Para peneliti menganalisis 413 celah keamanan perangkat lunak otomotif. Data ini dikumpulkan dari basis data kerentanan nasional milik pemerintah Amerika Serikat.

Catatan tersebut mencakup periode Januari 2022 hingga September 2024. Hasilnya, aplikasi luar menyumbang porsi terbesar yaitu mencapai 36,2 persen.

Jalur Masuk dari Layanan Daring

Peneliti rekayasa perangkat lunak Srijita Basu menjelaskan pergeseran ancaman ini. Teknologi layanan daring umum kini masuk ke dalam ekosistem keamanan mobil.

Aplikasi dan komputasi awan yang terhubung ke mobil menyimpan rute perjalanan. Layanan itu juga kerap memuat data kebiasaan mengemudi serta identitas pemiliknya.

Sistem telematika mobil bertugas mencatat serta mengirim data operasional mesin. Perangkat lunak hiburan kabin juga saling bertukar data dengan komponen kendaraan lain.

"Jika sebuah celah dimanfaatkan dan batas keamanan antara sistem ini dan fungsi keselamatan penting tidak memadai, penyerang berpotensi menembus lebih jauh dari komponen awal," kata Srijita Basu, Peneliti Rekayasa Perangkat Lunak.

Kasus peretasan mobil dari jarak jauh pernah dibuktikan pada Jeep Cherokee tahun 2015. Saat itu, Fiat Chrysler menarik sekitar 1,4 juta kendaraan di Amerika Serikat untuk pembaruan perangkat lunak.

Risiko Kode Bersama Pabrikan

Kelemahan juga masuk melalui pustaka kode, yaitu paket program siap pakai untuk mempercepat pembuatan aplikasi. Peneliti memeriksa 20 proyek sumber terbuka yang biasa dipakai industri otomotif.

Pemeriksaan dengan lima alat pemindai menemukan 827 pustaka kode yang rentan. Satu paket kode sering dipakai bersama oleh banyak proyek pembuatan kendaraan.

Kelemahan pada satu komponen kode dapat memengaruhi banyak merek sekaligus. Sebagian besar celah muncul pada tahap penulisan kode awal dan proses desain.

Meski demikian, Basu menegaskan temuan ini bukan berarti semua mobil rentan diretas. Hanya 17 celah otomotif yang tercatat pernah dieksploitasi dalam katalog badan keamanan siber Amerika Serikat.

"Namun, tanggung jawab utama untuk mencegah dan membendung celah perangkat lunak berada pada produsen dan pemasok mereka," kata Srijita Basu, Peneliti Rekayasa Perangkat Lunak.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Bagi pengelola armada bisnis, kendaraan operasional kini menuntut pengawasan layaknya laptop kantor. Keamanan akun pengemudi dan aplikasi pelacak rute menjadi titik rawan pencurian data perjalanan.

Perusahaan penyedia jasa transportasi perlu memastikan pembaruan perangkat lunak unit armada selalu terpasang. Batasi pula hak akses aplikasi pihak ketiga yang terhubung langsung ke sistem kendaraan dinas.

Bagi pemasok suku cadang digital otomotif di Indonesia, standar audit kode pemrograman menjadi kebutuhan mendesak. Produsen kendaraan mulai menuntut keamanan rantai pasok perangkat lunak sejak tahap awal perakitan.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 9 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. ScienceAlert: Scientists Identified Hundreds of New Vulnerabilities in Cars, And They're Not Mechanical
Lihat hasil pemeriksaan (9 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8.5/10Struktur: 8.5/10Manfaat: 8/10Bahasa: 8.5/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Aplikasi eksternal menyumbang porsi terbesar yakni 36,2 persen dari 413 celah keamanan perangkat lunak mobil yang dianalisis peneliti.Didukung“Researchers at Sweden's University of Gothenburg and Chalmers University of Technology analyzed 413 previously reported automotive software vulnerabilities. External applications accounted for the la”
ScienceAlert melaporkan analisis 413 celah keamanan perangkat lunak otomotif dengan porsi aplikasi eksternal sebesar 36,2 persen.
Riset dilakukan oleh peneliti di University of Gothenburg dan Chalmers University of Technology di Swedia serta diterbitkan di Software Quality Journal.Didukung“Researchers at Sweden's University of Gothenburg and Chalmers University of Technology analyzed 413 previously reported automotive software vulnerabilities.”
ScienceAlert menyebutkan asal institusi peneliti dan jurnal publikasinya.
Catatan kerentanan dikumpulkan dari basis data kerentanan nasional Amerika Serikat mencakup periode Januari 2022 hingga September 2024.Didukung“the researchers collected automotive-related records covering January 2022 through September 2024 from the US National Vulnerability Database”
ScienceAlert mengonfirmasi sumber data dan rentang waktu yang diteliti.
Aplikasi dan layanan komputasi awan yang terhubung ke mobil dapat menyimpan data rute perjalanan, cara penggunaan, dan identitas pemilik.Didukung“Apps and cloud services linked to a car can store data on where it travels and how it is used, and sometimes data on its owner, Basu explained.”
ScienceAlert mengutip penjelasan Srijita Basu mengenai data yang disimpan aplikasi dan komputasi awan.
Pada tahun 2015 peneliti mendemonstrasikan peretasan jarak jauh Jeep Cherokee, memicu penarikan sekitar 1,4 juta kendaraan Fiat Chrysler di AS.Didukung“In 2015, security researchers demonstrated that possibility in a Jeep Cherokee. They remotely accessed its infotainment system, which runs in-car entertainment, and interfered with driving functions.”
ScienceAlert mengulas kembali kasus peretasan Jeep Cherokee tahun 2015 dan penarikan 1,4 juta kendaraan oleh Fiat Chrysler.
Pemeriksaan terhadap 20 proyek perangkat lunak sumber terbuka dengan lima alat pemindai menemukan 827 pustaka kode yang rentan.Didukung“Using five scanning tools, the researchers examined 20 open-source projects used in automotive software or its development. This separate investigation identified 827 vulnerable libraries.”
ScienceAlert mencatat hasil investigasi terpisah terhadap 20 proyek sumber terbuka menggunakan lima alat pemindai.
Kelompok kerentanan terbesar terkait dengan tahap penulisan kode, diikuti oleh tahap desain.Didukung“The analysis found the largest group of vulnerabilities was linked to the stage when code is written. The next largest group was associated with design.”
ScienceAlert menyebutkan dua tahapan pengembangan perangkat lunak yang paling banyak memunculkan celah.
Hanya 17 celah keamanan otomotif dari periode penelitian yang tercatat pernah dieksploitasi dalam katalog badan keamanan siber AS.Didukung“Only 17 automotive-relevant vulnerabilities from the study period appeared in the US cybersecurity agency's catalog of flaws known to have been exploited”
ScienceAlert mencatat bahwa hanya 17 celah yang terkonfirmasi pernah dieksploitasi di katalog badan siber AS.
Srijita Basu merekomendasikan pemisahan sistem kemudi dari hiburan dan komponen eksternal.Didukung“Her recommendations include separating driving systems from entertainment and externally connected components, so a breach in one of them does not automatically reach driving functions.”
ScienceAlert mencantumkan rekomendasi Srijita Basu terkait arsitektur keamanan mobil.

Video AI terbaru

ChatGPT Enterprise at Zendesk: Putting Company Data to Work OpenAI

Baca juga