Google Perluas Iklan Mesin Pencari Berbasis AI ke Pasar Global
Google memperluas iklan berbasis kecerdasan buatan ke pasar internasional saat laju pertumbuhan bisnis iklan utamanya mulai melambat.
Ilustrasi: liput24
Poin penting
- Google memperluas format iklan dalam ringkasan AI ke pasar internasional.
- Pertumbuhan iklan pencarian Google melambat menjadi 12 persen pada kuartal ketiga.
- Pencarian pada mode AI tercatat tiga kali lebih panjang dibanding penelusuran biasa.
Biaya promosi bisnis di internet bersiap menghadapi perubahan format baru. Google mulai memperluas tayangan iklan pada fitur pencarian berbasis kecerdasan buatan ke pasar internasional. Langkah ini diambil karena pertumbuhan iklan pencarian konvensional mulai melambat.
Laporan ini diungkapkan oleh media TechCrunch. Google mengumumkan kebijakan ini dalam panggilan laporan keuangan kuartal ketiga Alphabet.
Pada periode tersebut, Alphabet meraup total pendapatan 127,6 miliar dolar AS. Angka pendapatan induk Google ini melonjak 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Namun, laju pertumbuhan iklan pencarian Google justru terus melambat. Pertumbuhan kuartal ketiga hanya 12 persen, turun dari 17 persen pada kuartal kedua dan 19 persen pada kuartal pertama.
Perlambatan itu menekan nilai pasar perusahaan. Saham Alphabet tercatat merosot 8 persen setelah laporan keuangan tersebut diumumkan.
Format Iklan Baru di Luar Amerika Serikat
Manajemen Google terdesak mencari sumber pemasukan baru dari teknologi pintar mereka. Perusahaan kini membawa iklan dalam ringkasan kecerdasan buatan ke tingkat global.
"Kami sekarang memperluas iklan berkualitas tinggi dalam ringkasan AI pada mode AI ke lebih banyak pengguna dan kueri," kata Philipp Schindler, Chief Business Officer Google.
Schindler menyebut ekspansi ini mencakup pasar internasional bersama iklan multi-tahap di Amerika Serikat. Format iklan ini terpasang langsung pada jawaban otomatis buatan sistem.
Google mengeklaim format baru ini menunjukkan hasil awal yang baik. Tingkat klik pada daftar produk bersponsor di mode AI kini menyamai hasil pencarian organik.
Riset internal Google juga menunjukkan konsumen merasa iklan tersebut relevan. Langkah ini melanjutkan format iklan percakapan berbasis teknologi Gemini yang diumumkan Mei lalu.
Perubahan Perilaku Belanja Konsumen
Kebiasaan konsumen mencari barang di internet mulai bergeser drastis. Pertanyaan yang diajukan ke mesin pencari kini menjadi jauh lebih panjang dan rumit.
Menurut Google, kueri pada mode AI rata-rata tiga kali lebih panjang dibanding pencarian biasa. Satu dari lima pencarian mode AI global kini melibatkan suara, gambar, atau dokumen.
Layanan pencarian berbasis visual Google bahkan telah menembus 50 miliar penelusuran per bulan. Pertumbuhan volume pencarian tahunan Google juga mencapai rekor tertinggi dalam lima tahun terakhir.
"[Search] membawa manfaat AI ke lebih banyak orang dibanding produk lain di dunia," kata Sundar Pichai, CEO Google.
Divisi Google Services yang membawahi mesin pencari mencatat pendapatan 96,3 miliar dolar AS. Sementara itu, pendapatan Google Cloud melonjak 103 persen menjadi 30,7 miliar dolar AS.
Kuartal ini juga diwarnai peluncuran model kecerdasan buatan Gemini 4 Argon. Selain itu, aplikasi Gemini menembus 1 miliar pengguna bulanan dan ponsel Pixel 11 resmi dirilis.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Para pemilik bisnis kini harus bersiap merombak anggaran promosi digital mereka. Tempat tampil produk tidak lagi terbatas pada tautan biru di halaman utama pencarian.
Pola belanja calon pelanggan kini bergerak menuju pertanyaan percakapan yang rinci. Iklan produk akan langsung muncul di dalam ringkasan rekomendasi buatan mesin.
Pelaku usaha perlu menyiapkan materi promosi berbasis gambar dan dokumen pendukung. Pendekatan lama yang hanya mengandalkan kata kunci pendek lambat laun akan tertinggal.
Pemimpin perusahaan juga harus memantau efektivitas biaya dari format iklan interaktif ini. Menyesuaikan strategi pemasaran lebih awal akan menjaga produk tetap mudah ditemukan konsumen.
- TechCrunch: Google expands AI Search ads globally as core ad growth slows
Lihat hasil pemeriksaan (16 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Google memperluas tayangan iklan berbasis kecerdasan buatan ke pasar internasional di tengah perlambatan bisnis iklan pencarian utamanya. | Didukung | “Google is bringing ads in its AI-powered Search experiences to international markets, betting that generative AI can open up new revenue opportunities even as growth in its core search advertising” TechCrunch melaporkan ekspansi iklan AI Google ke pasar internasional di tengah perlambatan bisnis iklan pencarian. |
| Pengumuman ekspansi iklan dilakukan dalam panggilan laporan keuangan kuartal ketiga Alphabet. | Didukung | “The announcement came Wednesday during Alphabet’s third-quarter earnings call” TechCrunch menyatakan pengumuman disampaikan pada panggilan laba kuartal ketiga Alphabet. |
| Alphabet membukukan pendapatan 127,6 miliar dolar AS pada kuartal ketiga, naik 25 persen dibandingkan tahun sebelumnya. | Didukung | “as the company reported $127.6 billion in revenue, up 25% year over year.” TechCrunch memuat angka pendapatan Alphabet kuartal ketiga sebesar $127,6 miliar (naik 25% YoY). |
| Pertumbuhan pendapatan iklan pencarian Google melambat menjadi 12 persen di kuartal ketiga, turun dari 17 persen di kuartal kedua dan 19 persen di kuartal pertama. | Didukung | “Google Search revenue grew 12% year over year in the third quarter, down from 17% growth in the second quarter and 19% in the first quarter.” TechCrunch merinci perlambatan pertumbuhan pendapatan iklan pencarian dari 19% (Q1), 17% (Q2), ke 12% (Q3). |
| Saham Alphabet turun 8 persen menyusul pengumuman hasil kinerja keuangan tersebut. | Didukung | “and Alphabet shares fell 8% following the results.” TechCrunch mencatat penurunan saham Alphabet sebesar 8% pasca laporan hasil keuangan. |
| Philipp Schindler menyatakan Google memperluas iklan berkualitas tinggi dalam AI overviews di AI mode ke lebih banyak pengguna dan kueri, termasuk ekspansi internasional dan multi-turn ads di AS. | Didukung | “Today, we’re announcing the expansion of ads in AI mode into international markets alongside multi-turn ads and AI mode in the U.S.” TechCrunch mengutip pernyataan CBO Google Philipp Schindler mengenai perluasan iklan AI mode secara global dan multi-turn ads di AS. |
| Tingkat klik (CTR) untuk daftar produk bersponsor di AI Mode diklaim telah menyamai hasil pencarian organik. | Didukung | “Click-through rates for sponsored product listings in AI Mode are already comparable to those for organic listings, according to Schindler.” TechCrunch melaporkan klaim Schindler bahwa CTR listing bersponsor di AI Mode setara dengan listing organik. |
| Riset pengguna Google mengindikasikan orang-orang menganggap iklan tersebut relevan. | Didukung | “The company’s user research also indicates that people find the ads relevant.” TechCrunch menyebut riset internal pengguna Google menemukan bahwa pengguna menilai iklan tersebut relevan. |
| Langkah ini dibangun di atas pengumuman format iklan bertenaga Gemini pada Mei lalu. | Didukung | “The move builds on Google’s May announcement of new Gemini-powered ad formats” TechCrunch mengonfirmasi bahwa pembaruan ini melanjutkan pengumuman Google pada bulan Mei tentang format iklan Gemini. |
| Kueri penelusuran di AI Mode rata-rata tiga kali lebih panjang dibanding pencarian tradisional. | Didukung | “Queries in AI Mode are three times longer on average than traditional searches, Pichai said” TechCrunch mencatat pernyataan Pichai bahwa panjang kueri di AI Mode rata-rata tiga kali lipat dibanding pencarian biasa. |
| Satu dari lima penelusuran AI Mode secara global melibatkan suara, gambar, atau dokumen. | Didukung | “while one in five AI Mode searches globally involves voice, images, or documents.” TechCrunch memuat data bahwa 1 dari 5 pencarian AI Mode melibatkan suara, gambar, atau dokumen. |
| Pencarian visual Google telah melampaui 50 miliar penelusuran per bulan. | Didukung | “Google has also surpassed 50 billion visual searches per month.” TechCrunch menulis bahwa pencarian visual Google melampaui 50 miliar per bulan. |
| Sundar Pichai menyatakan kueri penelusuran tumbuh dengan laju tahunan tercepat dalam lima tahun terakhir. | Didukung | “Google CEO Sundar Pichai also said that Search queries grew at their fastest year-over-year rate in five years” TechCrunch mengutip CEO Sundar Pichai mengenai pertumbuhan kueri penelusuran tahunan tercepat dalam 5 tahun. |
| Divisi Google Services meraup pendapatan 96,3 miliar dolar AS, naik 11 persen YoY. | Didukung | “Alphabet’s Google Services division, which includes Search, generated $96.3 billion in revenue, up 11% year over year.” TechCrunch mencantumkan pendapatan Google Services sebesar $96,3 miliar (naik 11% YoY). |
| Pendapatan Google Cloud melonjak 103 persen menjadi 30,7 miliar dolar AS. | Didukung | “Google Cloud revenue surged 103% to $30.7 billion.” TechCrunch melaporkan lonjakan pendapatan Google Cloud sebesar 103% menjadi $30,7 miliar. |
| Kuartal ini mencakup peluncuran Gemini 4 Argon, pertumbuhan aplikasi Gemini ke 1 miliar pengguna bulanan, dan peluncuran Pixel 11. | Didukung | “including the release of Gemini 4 Argon , the growth of the Gemini app to 1 billion monthly users , and the launch of its Pixel 11 lineup .” TechCrunch mencatat rilis Gemini 4 Argon, pencapaian 1 miliar pengguna bulanan aplikasi Gemini, serta peluncuran seri Pixel 11 pada kuartal tersebut. |
Video AI terbaru
API credits, now in ChatGPT Pro and Business plans