Produsen Robot Humanoid China Gencarkan Ekspansi ke Korea Selatan
Pabrikan robot asal China mulai menguji robot humanoid di pabrik suku cadang Korea Selatan dengan nilai ekspor ratusan miliar rupiah.
Ilustrasi: liput24
Poin penting
- Pabrikan robot asal China mulai menguji robot humanoid di pabrik suku cadang mobil Korea Selatan.
- Nilai ekspor robot bionik cerdas China ke Korea Selatan tembus lebih dari Rp 363 miliar pada 2026.
- Harga robot humanoid komersial berkisar Rp 463 jutaan per unit untuk sektor hiburan dan layanan.
Pabrikan robot humanoid asal China kini gencar mencari pasar baru di Korea Selatan. Robot berbentuk manusia ini tidak lagi sekadar menjadi pajangan pameran.
Para produsen mulai menguji coba mesin cerdas ini langsung di lantai pabrik. Langkah ini dilaporkan oleh media Detik pada Rabu kemarin.
Pemerintah Korea Selatan sendiri sedang giat menambah investasi bidang kecerdasan buatan fisik. Peluang ini langsung ditangkap oleh para pemasok dari China.
Pemain utama seperti UBTech Robotics, Anyverse Dynamics, AgiBot, dan Unitree Robotics ikut bersaing. Pasokan robot humanoid lokal berskala besar di Korea Selatan memang masih minim.
"Generasi baru perusahaan robot China memiliki DNA global dan secara alami melirik pasar luar negeri. Korea Selatan merupakan salah satu pasar terpenting di kawasan Asia-Pasifik," kata Ethan Qi, Direktur Asosiasi Bidang Robotika di Counterpoint Research.
Uji Pabrik Suku Cadang dan Proyek Kafe
UBTech mencatat penjualan model U1 ke Galaxy Robot Park di Seoul. Wahana hiburan bertema robot tersebut membeli unit robot setinggi 1,68 meter.
Robot berpenampilan menyerupai perempuan itu dijual seharga 170.000 yuan. Nilai ini setara sekitar Rp 463 jutaan.
Sean Qin dari UBTech menyebut unit tersebut sudah dikirim bulan lalu. Sejak 2019, perusahaannya telah menjual lebih dari 10.000 robot di Korea Selatan.
Selain sektor hiburan, UBTech merambah industri otomotif setempat. Mereka bekerja sama dengan Duksan JM Robotics dan produsen komponen Ajin Industrial.
Kemitraan ini menguji robot humanoid pada lini produksi suku cadang mobil. Beberapa model robot saat ini sedang menjalani uji operasional langsung di pabrik.
Sektor layanan makanan dan minuman juga mulai dilirik oleh Anyverse Dynamics. Startup asal Beijing ini bermitra dengan jaringan kedai kopi Korea Selatan bernama Hollys.
Kemitraan tersebut bertujuan menguji robot pelayan kedai kopi. Robot dirancang untuk menyajikan minuman, membersihkan meja, serta menata ulang kursi pelanggan.
CEO Anyverse Dynamics Zhang Yufeng menyatakan uji coba operasional robot kafe ini sedang berlangsung di Beijing. Evaluasi tersebut disiapkan sebelum penerapan komersial lebih luas.
Nilai Ekspor Capai Ratusan Miliar Rupiah
Data bea cukai China mencatat pengiriman mesin bionik cerdas ke berbagai negara. Korea Selatan menjadi pasar ekspor terbesar ketiga setelah Amerika Serikat dan Jepang.
Nilai ekspor kategori robot bionik cerdas ke Korea Selatan mencapai 19,99 juta dolar AS. Angka ini setara lebih dari Rp 363 miliar.
Porsi tersebut menyumbang 9,7 persen dari total ekspor robot bionik China. Nilai penjualan global China sendiri mencapai 206,95 juta dolar AS.
Secara total, China telah mengekspor 16.559 unit robot ke 108 wilayah. Kategori ini mencakup robot berbentuk manusia dan robot berbentuk anjing.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Otomasi kini bergerak cepat dari lengan mekanik kaku menuju pekerja bionik fleksibel. Pelaku usaha perlu melihat tren ini sebagai sinyal pergeseran biaya tenaga kerja.
Harga unit di kisaran ratusan juta rupiah mulai terjangkau untuk operasional bisnis. Penggunaan robot pada pabrik dan uji coba layanan ritel menunjukkan kesiapan alat untuk kerja harian.
Pengusaha di Indonesia dapat mulai memetakan tugas rutin yang menyita waktu staf. Uji coba bertahap membantu perusahaan menakar efisiensi sebelum membeli mesin dalam jumlah besar.
- Detik: Robot Humanoid China Berlomba Cari Kerja di Korea Selatan
Lihat hasil pemeriksaan (11 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Pemerintah Korea Selatan meningkatkan investasi dalam kecerdasan buatan fisik (physical AI). | Didukung | “Apalagi Seoul sedang meningkatkan investasi dalam kecerdasan buatan fisik (physical artificial intelligence).” Detik mengonfirmasi peningkatan investasi Seoul dalam physical artificial intelligence. |
| Perusahaan robotika China yang berekspansi antara lain UBTech Robotics, Anyverse Dynamics, AgiBot, dan Unitree Robotics. | Didukung | “Sejumlah perusahaan robotika China antara lain UBTech Robotics yang terdaftar di bursa Hong Kong, perusahaan rintisan Anyverse Dynamics, AgiBot yang berbasis di Shanghai, serta produsen robot terkemuka” Detik mencatat empat nama perusahaan robotika asal China tersebut. |
| Ketersediaan robot humanoid buatan lokal di Korea Selatan dalam skala besar masih minim. | Didukung | “minimnya ketersediaan robot humanoid buatan lokal dalam skala besar telah membuka peluang bagi para pemasok asal China.” Detik mengutip analisis Ethan Qi dari Counterpoint Research. |
| Galaxy Robot Park di Seoul membeli model U1 buatan UBTech setinggi 1,68 meter seharga sekitar 170.000 yuan (Rp 463 jutaan) dan unit telah dikirim bulan lalu. | Didukung | “robot yang dirancang dengan tampilan menyerupai perempuan dan memiliki tinggi 1,68 meter ini dibanderol dengan harga sekitar 170.000 yuan (dikonversikan menjadi Rp 463 jutaan) dan telah dikirim” Detik mengutip pernyataan Sean Qin dari UBTech mengenai transaksi model U1. |
| UBTech masuk ke pasar Korea Selatan sejak 2019 dan telah menjual lebih dari 10.000 unit robot. | Didukung | “UBTech telah memasuki pasar Korea Selatan sejak tahun 2019 dan sejauh ini telah menjual lebih dari 10.000 unit robot kepada puluhan klien dari sektor korporat maupun pemerintah.” Detik mengutip keterangan Sean Qin mengenai rekam jejak penjualan UBTech di Korea Selatan. |
| UBTech bekerja sama dengan Duksan JM Robotics dan Ajin Industrial untuk menguji robot humanoid di lini produksi suku cadang otomotif. | Didukung | “bekerja sama dengan mitra lokal Duksan JM Robotics dan produsen suku cadang Ajin Industrial.” Detik mencatat kemitraan UBTech untuk uji coba lini produksi suku cadang otomotif. |
| Anyverse Dynamics bermitra dengan jaringan kedai kopi Korea Selatan Hollys untuk menguji robot yang menyajikan minuman, membersihkan meja, dan menata kursi. | Didukung | “Kemitraan ini bertujuan untuk menguji coba robot yang mampu menyajikan minuman, membersihkan meja, dan menata ulang kursi.” Detik memaparkan kemitraan Anyverse Dynamics dengan Hollys. |
| Uji coba operasional robot kafe Anyverse Dynamics sedang berlangsung di sebuah kafe di Beijing. | Didukung | “Menurut Zhang, robot-robot tersebut saat ini sedang dalam tahap uji coba operasional di sebuah kafe di Beijing.” Detik mengutip pernyataan Zhang Yufeng dari Anyverse Dynamics. |
| Korea Selatan adalah pasar ekspor terbesar ketiga China untuk kategori robot bionik cerdas setelah AS dan Jepang pada sembilan bulan pertama 2026. | Didukung | “Korea Selatan menempati peringkat ketiga sebagai pasar ekspor terbesar bagi China untuk kategori 'robot bionik cerdas' selama sembilan bulan pertama tahun 2026, berada di belakang Amerika Serikat” Detik mengutip data bea cukai China terkait peringkat pasar ekspor robot bionik cerdas. |
| Nilai ekspor robot bionik cerdas China ke Korea Selatan mencapai USD 19,99 juta (Rp 363 miliar lebih), menyumbang 9,7% dari total ekspor global China sebesar USD 206,95 juta. | Didukung | “Nilai ekspor ke Korea Selatan mencapai USD 19,99 juta (sekitar Rp 363 miliar lebih), atau 9,7% dari total ekspor global China yang bernilai USD 206,95 juta (setara Rp 3,7 triliun).” Detik merinci angka nilai ekspor dan persentasenya berdasarkan data bea cukai China. |
| China mengekspor 16.559 unit robot bionik cerdas ke 108 negara dan wilayah, mencakup robot berbentuk manusia dan anjing. | Didukung | “Secara keseluruhan, China mengekspor 16.559 unit robot ke 108 negara dan wilayah dalam kategori bea cukai tersebut. Robot tersebut termasuk yang baru diperkenalkan tahun ini dan mencakup robot” Detik menyajikan volume ekspor serta cakupan jenis robot bionik cerdas. |
Video AI terbaru
API credits, now in ChatGPT Pro and Business plans