Keterikatan Kerja Karyawan di AS Anjlok di Tengah Penerapan AI
Riset Gallup mencatat keterikatan kerja turun ke level terendah 15 tahun. Penurunan tertajam terjadi pada staf jarak jauh di kantor pengguna AI.
Ilustrasi: liput24
Poin penting
- Keterikatan kerja karyawan di Amerika Serikat turun ke angka 29 persen, titik terendah sejak 2011.
- Pekerja jarak jauh di kantor pengadopsi AI mengalami penurunan antusiasme kerja paling tajam.
- Kurangnya dukungan manajer dan ketidakjelasan peran dinilai berkaitan erat dengan penurunan ini.
Tingkat keterikatan kerja karyawan di Amerika Serikat kini merosot ke bawah 30 persen. Angka ini menjadi titik terendah dalam 15 tahun terakhir sejak 2011.
Laporan tersebut dirilis oleh media Fast Company berdasarkan data riset terbaru lembaga Gallup. Keterikatan pekerja tercatat turun dua poin dari kuartal sebelumnya.
Penurunan dua poin tersebut setara dengan sekitar 3,2 juta pekerja. Porsi staf yang merasa benar-benar tidak terikat dengan kantor juga naik menjadi 18 persen.
Dampak Tajam pada Pengguna AI Jarak Jauh
Penurunan paling besar terjadi pada karyawan yang bekerja penuh dari jarak jauh. Keterikatan pada kelompok ini tercatat merosot hingga lima poin.
Penurunan paling tajam tampak pada staf jarak jauh dan sistem kerja campuran di kantor pengguna kecerdasan buatan. Sebaliknya, pekerja di kantor fisik hanya turun sekitar satu poin.
Pada survei Juli 2026, kantor pemakai kecerdasan buatan sempat unggul dalam hal keterikatan kerja. Keunggulan tersebut mencapai delapan poin untuk staf kerja campuran dan lima poin untuk pekerja jarak jauh.
Namun keunggulan itu kini menyusut drastis menjadi hanya dua poin pada kuartal ketiga. Manfaat awal integrasi teknologi tersebut tampak mulai berkurang bagi karyawan fleksibel.
Pertanyaan atas Dukungan Manajer
Laporan Gallup menyebut temuan ini memicu pertanyaan penting bagi perusahaan. Hasil riset mempertanyakan apakah komunikasi dan dukungan atasan mampu mengimbangi integrasi kecerdasan buatan.
Persentase karyawan yang paham tuntutan peran mereka di kantor turun tiga poin menjadi 46 persen. Pekerja yang merasa atasannya peduli pada mereka sebagai pribadi juga turun menjadi 37 persen.
Laporan itu menduga ketiadaan dukungan atasan menjadi pemicunya. Dukungan aktif dari manajer tercatat memiliki hubungan paling erat dengan keterikatan di antara faktor terkait kecerdasan buatan.
Kondisi ini dinilai sangat berpengaruh bagi staf jarak jauh dan pekerja campuran. Mereka memiliki lebih sedikit peluang untuk berbicara langsung secara informal dengan pimpinan.
Gallup telah memantau tingkat keterikatan kerja karyawan ini sejak tahun 2000. Saat survei dimulai, hanya ada 26 persen pekerja di Amerika Serikat yang merasa terikat.
Angka keterikatan sempat menyentuh puncaknya di posisi 36 persen pada 2020. Tingkat tersebut kemudian merosot menjadi 31 persen pada 2024 dan menyentuh 29 persen saat ini.
Gallup mengukur kondisi ini lewat 12 ciri kerja. Beberapa aspek yang dinilai mencakup kejelasan peran, ketersediaan sarana pendukung, hingga apresiasi atas hasil kerja yang baik.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Bagi para pemilik bisnis, temuan ini menjadi pengingat penting dalam mengadopsi teknologi baru. Membeli sistem canggih tanpa mengimbangi jalur komunikasi tim bisa menurunkan semangat para staf.
Biaya operasional perusahaan berisiko membengkak jika karyawan kehilangan motivasi kerja. Turunnya motivasi kerja bisa mengganggu produktivitas harian dan memicu risiko pergantian pegawai.
Pemimpin perusahaan perlu memastikan para manajer tetap menjalin kontak rutin dengan bawahan. Jelaskan peran dan ekspektasi kerja secara berkala saat alur kerja baru mulai diterapkan.
Perhatian langsung dari atasan tetap menjadi kunci penting bagi keberhasilan usaha. Jangan biarkan karyawan yang bekerja dari luar kantor merasa terasing akibat perubahan sistem kerja.
- Fast Company: Employee engagement in U.S. hits lowest point in 15 years
Lihat hasil pemeriksaan (10 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Tingkat keterikatan kerja karyawan di Amerika Serikat merosot ke bawah 30 persen (29 persen), titik terendah sejak 2011. | Didukung | “Worker engagement in the U.S. has dropped below 30%, to its lowest level since 2011, Gallup reports” Fast Company mengutip laporan Gallup. |
| Keterikatan pekerja turun dua poin dari kuartal sebelumnya, setara dengan sekitar 3,2 juta pekerja. | Didukung | “Engagement dropped two points from last quarter, equivalent to roughly 3.2 million fewer engaged workers.” Fast Company. |
| Porsi pekerja yang merasa benar-benar tidak terikat (actively disengaged) naik menjadi 18 persen. | Didukung | “The share of “actively disengaged” workers rose from 17% to 18%.” Fast Company. |
| Penurunan terbesar terjadi pada pekerja penuh jarak jauh dengan penurunan lima poin. | Didukung | “The largest decline was among fully remote workers , whose engagement fell five points.” Fast Company. |
| Penurunan paling tajam terjadi pada staf jarak jauh dan campuran di organisasi pengadopsi AI, sementara pekerja kantor fisik hanya turun sekitar satu poin. | Didukung | “The drop was sharpest among remote and hybrid employees at organizations that have implemented artificial intelligence . Meanwhile, engagement among on-site workers fell only about one point.” Fast Company. |
| Keunggulan keterikatan di kantor pengguna AI sempat unggul 8 poin (hybrid) dan 5 poin (remote), namun menyusut menjadi hanya 2 poin pada kuartal ketiga. | Didukung | “outperforming that of industry peers by eight points among hybrid workers and five points among fully remote workers. By Q3, however, these advantages shrank to just two points.” Fast Company. |
| Persentase karyawan yang paham ekspektasi peran turun 3 poin menjadi 46 persen, dan yang merasa atasannya peduli turun menjadi 37 persen. | Didukung | “percentage of employees who strongly agreed they knew what was expected of them at work fell three points, to 46%. The percentage who strongly agreed that their supervisor or someone at work cares about” Fast Company. |
| Dukungan aktif manajer memiliki korelasi terkuat dengan keterikatan di antara faktor terkait AI yang diukur. | Didukung | ““active manager support” had the strongest correlation with engagement among the various “AI-related factors” measured in the survey.” Fast Company. |
| Gallup mulai memantau keterikatan kerja sejak 2000 (26 persen), mencapai puncak 36 persen pada 2020, lalu turun ke 31 persen pada 2024 dan 29 persen kuartal ini. | Didukung | “Gallup began tracking employee engagement in 2000, finding that only 26% of U.S. workers were engaged. Engagement peaked at 36% in 2020 before dropping to 31% in 2024 and 29% this quarter.” Fast Company. |
| Gallup mengukur keterikatan kerja menggunakan gabungan 12 karakteristik, termasuk kejelasan peran, ketersediaan sarana, dan apresiasi kerja baik. | Didukung | “Gallup measures engagement using a composite of 12 characteristics, among them “role clarity,” “resource availability,” and “recognition for good work.”” Fast Company. |
Video AI terbaru
ChatGPT Enterprise at Zendesk: Putting Company Data to Work