Databricks Bawa Alat AI ke Sistem SAP, Olah Data Bisnis Tanpa Pipa Khusus
Kemitraan Databricks dan SAP mempermudah korporasi memakai kecerdasan buatan tanpa memindahkan data secara manual. Empat alat baru disiapkan.
Ilustrasi: liput24
Poin penting
- Databricks menambah empat alat AI ke sistem SAP untuk mempermudah olah data korporasi.
- Integrasi ini memangkas kebutuhan pipa data manual yang rumit dan mahal.
- SAF-Holland mencatat kecepatan analisis data melonjak lima kali lipat berkat sistem ini.
Databricks dan SAP resmi memperluas kerja sama teknologi mereka. Langkah ini mempermudah korporasi memakai kecerdasan buatan langsung pada data bisnis harian.
Kemitraan baru ini diumumkan pada konferensi TechEd di Berlin, Jerman. Laporan tersebut disampaikan oleh media The Next Web pada akhir Oktober 2026.
Sebelumnya, kedua perusahaan menghadirkan layanan SAP Databricks sejak Februari 2025. Layanan tersebut berjalan langsung di dalam lingkungan SAP Business Data Cloud.
Kini, empat alat baru Databricks akan masuk ke ekosistem SAP. Meski demikian, kedua pihak belum menyebutkan tanggal peluncuran resminya.
Alat pertama adalah Genie, asisten pintar untuk menganalisis data. Databricks juga menyertakan Lakeflow, alat pembuat saluran pemindah data secara otomatis.
Alat ketiga adalah Unity Gateway. Fitur ini dirancang untuk memantau kinerja agen mandiri serta mengendalikan biaya komputasi perusahaan.
Perangkat terakhir adalah Lakebase, basis data untuk aplikasi kecerdasan buatan. Databricks juga berencana menyambungkan Genie dengan Joule, asisten pintar milik SAP.
Integrasi tersebut akan membuat jawaban analisis Genie tampil di aplikasi SAP. Karyawan tidak perlu lagi berpindah antarprogram untuk mencari data.
Solusi untuk Masalah Sistem Lama
SAP turut memperkenalkan SAP Application Data Foundation. Fitur ini membuka akses ke data yang tersimpan di perangkat lunak bisnis.
Akses tersebut mencakup data di server kantor maupun komputasi awan. Selama ini, pemindahan data keluar kerap menghilangkan konteks bisnis penting.
Perusahaan biasanya terpaksa membangun jalur pipa data khusus yang rumit. Masalah ini mendesak karena dukungan sistem lama ECC berakhir pada 2027.
Databricks mengklaim lebih dari 90 persen korporasi Fortune 500 memakai SAP. Integrasi baru diharapkan mempermudah proses migrasi bagi mereka.
"Data adalah fondasi bagi AI perusahaan," kata Philipp Herzig, Chief Technology Officer SAP.
Hasil kerja sama ini sudah terlihat pada produsen suku cadang truk SAF-Holland. Perusahaan memindahkan 100 juta catatan data ke SAP Databricks.
SAF-Holland menyebut proses analisis bisnis mereka kini berjalan lima kali lebih cepat. Efisiensi tersebut menghemat waktu operasional secara nyata.
Kolaborasi ini menguntungkan strategi kedua belah pihak. SAP sedang menjalankan rencana Autonomous Enterprise untuk memasang agen pintar di aplikasinya.
SAP juga telah membeli Prior Labs, pembuat teknologi pembaca tabel data. Di sisi lain, Databricks bernilai 190 miliar dolar AS mengincar akses data SAP.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Bagi pimpinan perusahaan, kabar ini membuka peluang otomatisasi yang lebih praktis. Proyek kecerdasan buatan kini tidak harus selalu dimulai dari proyek data yang memakan biaya besar.
Tim internal tidak perlu lagi membuang waktu merakit pipa data sendiri. Analisis kondisi operasional, penjualan, dan stok barang bisa diperoleh secara instan.
Langkah ini juga membantu manajemen mengambil keputusan menjelang akhir masa pakai sistem lama. Peremajaan teknologi dapat dilakukan tanpa risiko kehilangan data penting.
Namun, direksi tetap perlu mengawasi anggaran penggunaan teknologi komputasi. Integrasi sistem yang semakin dalam juga menuntut kewaspadaan terhadap ketergantungan pada vendor penyedia.
- The Next Web: Databricks and SAP expand their deal to put AI on SAP data
Lihat hasil pemeriksaan (11 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Databricks dan SAP memperluas kerja sama dengan membawa empat alat baru (Genie, Lakeflow, Unity Gateway, dan Lakebase) ke SAP Databricks. | Didukung | “Databricks and SAP are expanding their partnership, with Genie, Lakeflow, Unity Gateway and Lakebase coming to SAP Databricks.” The Next Web mengonfirmasi perluasan kemitraan dan empat alat yang dibawa ke SAP Databricks. |
| Kedua perusahaan mengumumkan perluasan kemitraan pada konferensi TechEd SAP di Berlin dan belum memberikan tanggal rilis resmi. | Didukung | “The two firms expanded their partnership at SAP’s TechEd conference in Berlin this week.” The Next Web menyebutkan pengumuman dilakukan di konferensi TechEd di Berlin dan tanpa tanggal rilis. |
| Layanan SAP Databricks pertama kali diluncurkan pada Februari 2025 dan berjalan di dalam SAP Business Data Cloud. | Didukung | “SAP Databricks, launched in February 2025, runs Databricks inside SAP’s Business Data Cloud.” The Next Web mencatat peluncuran SAP Databricks pada Februari 2025 di Business Data Cloud. |
| Genie adalah asisten AI, Lakeflow membangun pipa data, Unity Gateway mengawasi agen AI dan biaya, serta Lakebase adalah basis data aplikasi AI. | Didukung | “Genie is an AI assistant, Lakeflow builds data pipelines, Unity Gateway keeps AI agents and costs in check, and Lakebase is a database for AI apps.” The Next Web merinci fungsi keempat perangkat Databricks tersebut. |
| Databricks berencana menghubungkan Genie dengan Joule milik SAP agar jawaban dapat muncul di dalam perangkat lunak SAP. | Didukung | “Databricks also plans to link Genie with Joule, SAP’s own AI assistant, so answers can appear inside SAP software.” The Next Web melaporkan rencana integrasi Genie dengan Joule. |
| SAP meluncurkan SAP Application Data Foundation untuk mempermudah akses ke data dalam perangkat lunak bisnisnya, baik di cloud maupun server lokal. | Didukung | “SAP, meanwhile, unveiled SAP Application Data Foundation, a new way to reach data stored in its business software, whether in the cloud or on a company’s own servers.” The Next Web mengabarkan peluncuran SAP Application Data Foundation untuk akses data cloud dan on-premise. |
| Menurut Databricks, perusahaan sebelumnya harus membangun pipa data khusus untuk menyalin data sehingga kehilangan konteks bisnis, sementara dukungan untuk sistem ECC akan berakhir pada 2027. | Didukung | “Databricks says firms have had to build custom pipelines to copy that data out, losing business context along the way. That matters as SAP pushes customers off its older ECC software before mainstream” The Next Web mengutip penjelasan Databricks mengenai keharusan membuat pipa kustom dan tenggat dukungan ECC pada 2027. |
| Databricks menyatakan bahwa lebih dari 90 persen perusahaan Fortune 500 menggunakan SAP. | Didukung | “More than 90% of Fortune 500 firms use SAP, Databricks says.” The Next Web mengutip klaim Databricks terkait pengguna Fortune 500. |
| Philipp Herzig, CTO SAP, menyatakan bahwa data adalah fondasi bagi AI perusahaan. | Didukung | ““ Data is the foundation for enterprise AI, ” said Philipp Herzig, SAP’s chief technology officer.” The Next Web mencantumkan kutipan langsung dari Philipp Herzig. |
| Produsen suku cadang truk SAF-Holland mengklaim analisis bisnisnya berjalan lima kali lebih cepat setelah menarik lebih dari 100 juta catatan ke SAP Databricks. | Didukung | “Trailer parts maker SAF-Holland says it now runs analyses five times faster after pulling more than 100 million records into SAP Databricks.” The Next Web mengutip pernyataan SAF-Holland tentang percepatan analisis data 5 kali lipat. |
| SAP mendorong rencana Autonomous Enterprise dan telah mengakuisisi Prior Labs, sementara Databricks bernilai 190 miliar dolar AS mengincar akses data tersebut. | Didukung | “SAP is pushing its Autonomous Enterprise plan to fill its software with AI agents, and has bought Prior Labs , whose AI reads tables of business data. Databricks, valued at $190B” The Next Web menyebut rencana Autonomous Enterprise SAP, akuisisi Prior Labs, dan valuasi Databricks 190 miliar dolar AS. |
Video AI terbaru
NVIDIA GTC Berlin 2026 Event Highlights: AI in Action Across Europe