Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

S&P Pangkas Prospek Utang Meta Akibat Besarnya Belanja AI

Lembaga pemeringkat S&P menurunkan prospek kredit Meta menjadi negatif karena tingginya pengeluaran proyek kecerdasan buatan.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • S&P memangkas prospek peringkat utang AA- Meta dari stabil menjadi negatif.
  • Meta mencatat arus kas keluar 2,12 miliar dolar AS akibat belanja kecerdasan buatan.
  • Meta telah memulai penjualan saham 35 miliar dolar AS untuk membiayai ekspansi.

Lembaga pemeringkat utang S&P Global Ratings memangkas prospek kredit Meta menjadi negatif. Peringkat utang induk Facebook itu sebelumnya berstatus stabil pada level AA-.

S&P menyoroti pengeluaran Meta untuk kecerdasan buatan atau AI yang sangat besar. Lembaga ini memperingatkan bahwa biaya besar itu lambat menghasilkan keuntungan.

Media The Next Web melaporkan pengumuman ini keluar pada hari Jumat. S&P menilai Meta memiliki cara lebih sedikit untuk meraih balik modal dibanding para pesaingnya.

Pesaing Meta seperti Amazon, Microsoft, dan Google memiliki bisnis komputasi awan. Bisnis tersebut menyewakan daya komputer server AI ke perusahaan lain.

Meta saat ini belum memiliki bisnis sewa komputasi awan seperti itu. S&P menilai belum jelas kapan belanja AI Meta akan menghasilkan pendapatan melebihi biayanya.

Pendiri Meta Mark Zuckerberg mengakui telah bertaruh 200 miliar dolar AS untuk AI. Langkah itu ia ambil tanpa mengetahui apakah taruhan tersebut akan berhasil.

Beban utang Meta diperkirakan terus meningkat. S&P memprediksi tingkat utang dibanding laba Meta akan naik ke atas 1,0 kali mulai tahun depan atau 2027.

Rasio utang tersebut melonjak tajam dari posisi sekitar 0,1 kali pada tahun lalu. Kenaikan rasio ini dinilai melanggar batas aman peringkat kredit Meta saat ini.

Kondisi kas Meta mulai tertekan cukup dalam. Pada kuartal ketiga, perusahaan mencatat arus kas bebas negatif sebesar 2,12 miliar dolar AS.

Arus kas bebas adalah sisa uang tunai operasional setelah dipotong belanja modal. Angka negatif menandakan kas keluar perusahaan lebih besar dari uang masuk.

Meta juga memiliki daftar komitmen pembayaran hingga 825 miliar dolar AS di masa mendatang.

Awal pekan ini, Meta mulai menjual saham senilai 35 miliar dolar AS. Penjualan saham ini dilakukan untuk membantu pendanaan pembangunan fasilitas teknologi mereka.

Bantahan Meta dan Tekanan Pasar Modal

Pihak Meta secara terbuka menolak penilaian lembaga pemeringkat kredit tersebut. Juru bicara Meta Kamran Mumtaz menyampaikan bantahan resmi perusahaannya.

"Kami dengan hormat tidak setuju dengan pernyataan S&P tentang kemampuan monetisasi AI Meta," kata Kamran Mumtaz, Juru Bicara Meta.

Mumtaz menegaskan perusahaannya melihat peluang produk dan bisnis yang signifikan ke depan. Peluang tersebut dinilai tetap mendukung profil kredit Meta yang sangat kuat.

Meta bukan satu-satunya perusahaan teknologi yang tertekan biaya infrastruktur. S&P sebelumnya telah menurunkan peringkat kredit perusahaan perangkat lunak Oracle terkait tagihan pusat data.

Perusahaan teknologi raksasa kini telah berkomitmen mengeluarkan belanja modal lebih dari 3 triliun dolar AS. Nilai masif tersebut disiapkan untuk membangun berbagai fasilitas komputasi.

Pasar saham menyambut perkembangan ini dengan cemas setelah laporan keuangan teknologi mengecewakan. Indeks saham teknologi Nasdaq 100 turun 3,5 persen dan sempat masuk wilayah koreksi.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Kabar ini memberi sinyal penting bagi para pemilik bisnis dan jajaran direktur. Mengadopsi teknologi cerdas membutuhkan biaya modal yang sangat masif.

Raksasa teknologi global saja mulai kesulitan menjaga arus kas mereka. Pelaku usaha di Indonesia sebaiknya tidak terburu-buru membangun sistem digital mandiri yang mahal.

Setiap proyek digital harus memiliki alur pemasukan uang yang jelas sejak awal. Jangan sampai kas operasional perusahaan terkuras demi mengejar tren teknologi semata.

Pemimpin bisnis perlu cermat mengukur risiko utang sebelum berinvestasi. Solusi yang lebih aman adalah memanfaatkan alat siap pakai sesuai kebutuhan riil.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 14 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. The Next Web: S&P turns negative on Meta as AI spending eats into its cash
Lihat hasil pemeriksaan (14 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 9/10Struktur: 8/10Manfaat: 8/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
S&P memangkas prospek peringkat kredit AA- Meta dari stabil menjadi negatif akibat tingginya belanja AI.Didukung“S&P lowered the outlook on Meta’s AA- credit rating to negative from stable, citing heavy AI spending.”
The Next Web mengonfirmasi pemangkasan prospek peringkat utang AA- Meta dari stabil ke negatif karena belanja AI.
Pengumuman pemangkasan prospek kredit Meta oleh S&P dilakukan pada hari Jumat.Didukung“The agency announced the change on Friday.”
The Next Web menyebutkan S&P mengumumkan perubahan prospek tersebut pada hari Jumat.
S&P memperingatkan bahwa belanja AI Meta kemungkinan lambat menghasilkan keuntungan.Didukung“warning that the company’s AI spending may be slow to pay off”
The Next Web mengutip peringatan S&P terkait lambatnya pengembalian modal belanja AI Meta.
S&P menilai kemampuan Meta untuk memonetisasi investasi AI lebih terbatas dibanding pesaingnya karena belum memiliki bisnis komputasi awan yang menyewakan daya komputasi.Didukung““ Meta’s ability to monetize its AI investments is more limited than that of its peers, ” S&P said. Unlike Amazon, Microsoft and Google, Meta has no cloud business yet that rents out computing power.”
The Next Web mengutip pernyataan S&P mengenai keterbatasan monetisasi AI Meta dibanding Amazon, Microsoft, dan Google.
S&P menyatakan belum jelas kapan pengeluaran AI Meta akan mendatangkan pendapatan melebihi biayanya.Didukung“S&P said it is unclear when the spending will bring in more revenue than it costs.”
The Next Web mencantumkan pernyataan S&P bahwa belum jelas kapan pendapatan belanja AI Meta melampaui biayanya.
Mark Zuckerberg mengakui Meta bertaruh 200 miliar dolar AS untuk AI tanpa mengetahui apakah taruhan itu akan berhasil.Didukung“Mark Zuckerberg has admitted Meta bet $200B on AI without knowing it would work.”
The Next Web mencatat pengakuan Zuckerberg terkait taruhan $200 miliar untuk AI.
S&P memproyeksikan leverage (rasio utang terhadap laba) Meta akan naik di atas 1,0x paling cepat tahun depan atau 2027, naik dari sekitar 0,1x tahun lalu, dan melanggar batas peringkat saat ini.Didukung“The agency expects Meta’s leverage, its debt measured against earnings, to rise above 1.0x as soon as next year, from about 0.1x last year. That would breach the limit for its current rating.”
The Next Web melaporkan proyeksi leverage Meta yang melanggar batas rating.
Meta mencatat arus kas bebas negatif (outflow) sebesar 2,12 miliar dolar AS pada kuartal ketiga.Didukung“Meta posted a free cash outflow of $2.12B in the third quarter”
The Next Web melaporkan defisit arus kas bebas Meta kuartal ketiga senilai $2,12 miliar.
Meta memiliki daftar komitmen pembayaran hingga 825 miliar dolar AS.Didukung“and it has $825B in commitments lined up.”
The Next Web menyebut komitmen belanja yang ditanggung Meta mencapai $825 miliar.
Awal pekan ini Meta memulai penjualan saham senilai 35 miliar dolar AS untuk membantu membiayai ekspansi fasilitas teknologinya.Didukung“Earlier this week, it began a $35B share sale to help pay for the build-out.”
The Next Web melaporkan Meta memulai penjualan saham $35 miliar untuk mendanai pembangunan infrastruktur.
Juru bicara Meta Kamran Mumtaz menyatakan Meta tidak setuju dengan pernyataan S&P tentang kemampuan monetisasi AI perusahaan, serta melihat peluang produk dan bisnis signifikan yang mendukung profil kredit kuat Meta.Didukung““ We respectfully disagree with S&P’s assertion about Meta’s AI monetization capabilities, ” said Meta spokesperson Kamran Mumtaz.”
The Next Web memuat kutipan resmi bantahan Kamran Mumtaz atas penilaian S&P.
S&P sebelumnya telah menurunkan peringkat kredit Oracle akibat tagihan pusat data.Didukung“S&P has already downgraded Oracle over its data centre bills”
The Next Web menyebutkan penurunan peringkat kredit Oracle oleh S&P terkait beban pusat data.
Perusahaan teknologi raksasa Big Tech kini telah berkomitmen mengeluarkan lebih dari 3 triliun dolar AS untuk pembangunan infrastruktur.Didukung“and Big Tech has now committed more than $3T to the build-out.”
The Next Web melaporkan total komitmen belanja infrastruktur Big Tech melampaui $3 triliun.
Indeks Nasdaq 100 turun 3,5 persen pekan ini dan sempat masuk wilayah koreksi setelah laporan keuangan teknologi mengecewakan.Didukung“The Nasdaq 100 fell 3.5% this week and briefly entered correction territory after disappointing tech earnings.”
The Next Web mencatat penurunan 3,5% indeks Nasdaq 100 ke wilayah koreksi.

Video AI terbaru

NVIDIA GTC Berlin 2026 Event Highlights: AI in Action Across Europe NVIDIA

Baca juga