Donald Trump Larang Istilah AI di Dokumen Resmi AS dan Ganti Jadi SI
Pemerintah AS mulai menghapus istilah AI dari dokumen resmi. Presiden Donald Trump memerintahkan penggantian sebutan menjadi kecerdasan super atau SI.
Ilustrasi: liput24
Poin penting
- Presiden AS Donald Trump melarang pemakaian istilah AI dalam seluruh dokumen resmi pemerintah.
- Lembaga pemerintah AS wajib beralih ke sebutan kecerdasan super atau SI dalam surat dan situs web.
- Langkah ini diawali perintah eksekutif akhir September 2026 dan menuai beragam tanggapan publik.
Pemerintah Amerika Serikat mulai menghapus sebutan artificial intelligence atau AI dari berkas resmi. Presiden AS Donald Trump memerintahkan seluruh lembaga negara menggantinya dengan istilah kecerdasan super atau SI.
Aturan ini berlaku untuk surat-menyurat dinas, situs web, serta dokumen kebijakan negara. Perubahan sebutan ini dilaporkan oleh CNBC Indonesia dalam dua laporannya baru-baru ini.
Langkah tersebut berawal dari perintah eksekutif Trump pada 29 September 2026. Melalui aturan itu, aparatur sipil AS diminta segera memakai singkatan baru tersebut.
Alasan di Balik Pergantian Istilah AI
Trump menyampaikan pengumuman ini secara terbuka lewat media sosial Truth Social miliknya. Ia menilai kata buatan membuat teknologi tersebut terkesan palsu atau sekadar tiruan.
Menurut Trump, kemampuan teknologi saat ini sudah berkembang sangat pesat. Istilah lama dianggap sudah tidak relevan lagi dengan kekuatan sistem komputasi modern.
"Tak lama lagi, kami akan secara resmi MELARANG istilah 'AI/Kecerdasan Buatan' di seluruh dokumen terkait, dan hal lainnya, karena ketidakakuratannya," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Trump juga menegur media bisnis The Wall Street Journal secara terbuka. Ia mempertanyakan alasan media tersebut belum ikut memakai istilah baru yang ia gaungkan.
"Kapan The Wall Street Journal akan mulai menyebut AI, nama yang sangat buruk dan tidak akurat, menjadi SI, Kecerdasan Super, nama yang hampir semua orang sudah gunakan atau akan segera menggunakannya?" kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Penerapan Resmi dan Reaksi Global
Semua dokumen baru pemerintah AS kini wajib menggunakan kata kecerdasan super. Sejumlah lembaga federal bahkan sudah mulai mengubah tampilan teks pada situs web mereka.
Isu penggantian nama ini juga sempat dibahas saat pertemuan bilateral AS dan China. Presiden China Xi Jinping dilaporkan merespons positif gagasan nama baru tersebut.
Meski begitu, belum ada kepastian apakah China akan ikut mengganti istilah serupa. Pemerintah China belum merilis keputusan resmi soal perubahan kosakata teknologi tersebut.
Kebijakan baru ini memicu tanggapan beragam dari banyak pihak. Sebagian kalangan memandang pergantian ini hanya langkah kosmetik tanpa dampak teknis.
Di sisi lain, pendukung Trump memuji langkah ini. Mereka menilai sebutan baru itu mempertegas posisi kepemimpinan AS dalam teknologi mutakhir dunia.
Apa Artinya bagi Pelaku Usaha
Pelaku usaha yang bermitra dengan instansi pemerintah AS perlu segera menyesuaikan dokumen penawaran. Proposal proyek dan laporan kerja sama kini wajib memakai istilah SI agar patuh aturan.
Bagi perusahaan teknologi di Indonesia, perubahan ini perlu dipantau secara cermat. Standar komunikasi dokumen dagang luar negeri dapat bergeser mengikuti istilah resmi dari otoritas AS.
Meski teknologinya tetap sama, ketepatan istilah dalam kontrak lintas negara sangat krusial. Pemilik bisnis perlu memastikan tim legal memahami penyesuaian istilah ini guna menghindari kendala birokrasi.
- CNBC Indonesia: AI Dilarang Trump, Paksa Semua Pakai Penggantinya
- CNBC Indonesia: Alasan Trump Larang Pakai 'AI', Perintahkan Beralih ke Penggantinya
Lihat hasil pemeriksaan (15 klaim)
| Klaim | Putusan | Dasar di sumber |
|---|---|---|
| Donald Trump melarang istilah AI di dokumen resmi AS dan ganti jadi SI | Didukung | “Semua dokumen baru terkait teknologi AI kini harus menggunakan istilah kecerdasan super atau SI.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Pemerintah AS mulai menghapus istilah AI dari dokumen resmi dan Donald Trump memerintahkan penggantian sebutan menjadi kecerdasan super atau SI | Didukung | “Semua dokumen baru terkait teknologi AI kini harus menggunakan istilah kecerdasan super atau SI. Lembaga pemerintah juga telah menggunakan istilah buatan Trump di website dan dalam komunikasi resmi.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Lembaga pemerintah AS wajib beralih ke sebutan kecerdasan super atau SI dalam surat dan situs web | Didukung | “memerintahkan seluruh lembaga pemerintah untuk mulai menggunakan sebutan "Kecerdasan Super" dan singkatan SI dalam surat-menyurat, situs web, serta dokumen kebijakan.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Langkah ini diawali perintah eksekutif akhir September 2026 dan menuai beragam tanggapan publik | Didukung | “Langkah ini menyusul perintah eksekutif yang dikeluarkan pada 29 September 2026” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Aturan berlaku untuk surat-menyurat dinas, situs web, serta dokumen kebijakan negara | Didukung | “memerintahkan seluruh lembaga pemerintah untuk mulai menggunakan sebutan "Kecerdasan Super" dan singkatan SI dalam surat-menyurat, situs web, serta dokumen kebijakan.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Trump menyampaikan pengumuman secara terbuka lewat media sosial Truth Social miliknya dan menilai kata buatan membuat teknologi tersebut terkesan palsu atau sekadar tiruan | Didukung | “Menurut Trump, nama AI memberi kesan bahwa teknologi ini tidak nyata atau sekadar tiruan, padahal kemampuannya makin maju dan berpengaruh besar.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Trump menilai istilah lama sudah tidak relevan lagi dengan kekuatan sistem komputasi modern | Didukung | “Trump menilai penyebutan kecerdasan buatan sudah tidak relevan lagi dengan perkembangan teknologi saat ini.” CNBC Indonesia (sumber 2) |
| Kutipan Trump: "Tak lama lagi, kami akan secara resmi MELARANG istilah 'AI/Kecerdasan Buatan' di seluruh dokumen terkait, dan hal lainnya, karena ketidakakuratannya," | Didukung | “"Tak lama lagi, kami akan secara resmi MELARANG istilah 'AI/Kecerdasan Buatan' di seluruh dokumen terkait, dan hal lainnya, karena ketidakakuratannya," tulis Trump.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Trump menegur media bisnis The Wall Street Journal secara terbuka mempertanyakan alasan belum memakai istilah baru | Didukung | “Ia juga mempertanyakan mengapa media belum ikut mengadopsi istilah barunya. "Kapan The Wall Street Journal akan mulai menyebut AI, nama yang sangat buruk dan tidak akurat, menjadi SI” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Kutipan Trump: "Kapan The Wall Street Journal akan mulai menyebut AI, nama yang sangat buruk dan tidak akurat, menjadi SI, Kecerdasan Super, nama yang hampir semua orang sudah gunakan atau akan segera menggunakannya?" | Didukung | “"Kapan The Wall Street Journal akan mulai menyebut AI, nama yang sangat buruk dan tidak akurat, menjadi SI, Kecerdasan Super, nama yang hampir semua orang sudah gunakan atau akan segera menggunakannya?"” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Semua dokumen baru pemerintah AS kini wajib menggunakan kata kecerdasan super dan lembaga federal mulai mengubah tampilan teks pada situs web | Didukung | “Semua dokumen baru terkait teknologi AI kini harus menggunakan istilah kecerdasan super atau SI. Lembaga pemerintah juga telah menggunakan istilah buatan Trump di website dan dalam komunikasi resmi.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Rencana perubahan terminologi digaungkan berdekatan dengan pertemuan bilateral AS dan China, di mana Presiden China Xi Jinping dilaporkan merespons positif | Didukung | “Sebelumnya, rencana perubahan terminologi AI ini sudah digaungkan Trump, berdekatan dengan pertemuan bilateral AS dan China. Presiden China Xi Jinping dilaporkan merespons positif ide baru Trump.” CNBC Indonesia (sumber 2) |
| Belum ada laporan atau kepastian apakah China juga akan mengganti istilah AI | Didukung | “Kendati demikian, tak ada laporan terkait apakah China juga akan mengganti istilah AI dengan penyebutan baru.” CNBC Indonesia (sumber 2) |
| Sebagian pihak memandang pergantian ini hanya langkah kosmetik tanpa makna teknis | Didukung | “Sebagian pihak menganggapnya sekadar perubahan nama tanpa makna teknis.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
| Pendukung langkah ini menyebutnya sebagai cara mempertegas peran/kepemimpinan AS di bidang tersebut | Didukung | “Namun pendukungnya langkah ini menyebutnya sebagai cara untuk lebih menghargai kemajuan teknologi sekaligus menegaskan peran AS di bidang tersebut.” CNBC Indonesia (sumber 1) |
Video AI terbaru
ChatGPT Enterprise at Zendesk: Putting Company Data to Work