Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Pertumbuhan Iklan YouTube Melambat Saat Belanja AI Alphabet Naik Tajam

Pendapatan iklan YouTube melambat ke 9,2 persen pada kuartal ketiga 2026. Sementara itu, Alphabet menggelontorkan lebih dari 51 miliar dolar AS untuk AI.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Iklan YouTube naik 9,2 persen jadi 11,21 miliar dolar AS, lebih lambat dari perkiraan.
  • Google Cloud tumbuh 103 persen dan aplikasi Gemini menembus 1 miliar pengguna.
  • Belanja modal Alphabet naik 114 persen demi membangun infrastruktur pusat data AI.

Pertumbuhan bisnis iklan YouTube mulai kehilangan tenaga. Pemasukan iklan platform video ini tumbuh lebih lambat pada kuartal ketiga 2026.

Laporan Variety menyebutkan pendapatan iklan YouTube naik 9,2 persen menjadi 11,21 miliar dolar AS. Angka ini berada di bawah perkiraan para analis.

Laju tersebut menandai penurunan bertahap. Pada kuartal pertama tahun ini, iklannya tumbuh 11 persen, lalu naik 13 persen pada kuartal kedua.

Setahun lalu, pertumbuhannya bahkan mencapai 15 persen. Total pendapatan iklan Google sendiri naik 10,6 persen menjadi 80,0 miliar dolar AS.

Secara keseluruhan, induk usaha Alphabet meraup pendapatan 127,6 miliar dolar AS. Nilai penjualan tersebut melonjak 25 persen.

Namun laba bersih Alphabet merosot 25 persen menjadi 26,17 miliar dolar AS. Hasil ini meleset dari estimasi Wall Street menurut data LSEG.

Lonjakan Bisnis Cloud dan Pengguna Gemini

Di tengah kelesuan iklan YouTube, Google Cloud mencatatkan rekor besar. Divisi penyedia server internet ini tumbuh 103 persen menjadi 30,7 miliar dolar AS.

Pencarian Google juga terdorong oleh fitur kecerdasan buatan. Hal ini disampaikan langsung oleh pimpinan perusahaan.

Pendekatan menyeluruh kami mendorong momentum di seluruh bisnis, dengan pendapatan Alphabet tumbuh 25 persen dari tahun ke tahun, kata Sundar Pichai, CEO Google dan Alphabet.

Pichai mengklaim aplikasi Gemini kini menembus 1 miliar pengguna. Produk asisten pintar itu menjadi layanan dengan pertumbuhan paling kencang dalam sejarah Google.

Di lini video, YouTube Music dan Premium kini memiliki lebih dari 150 juta pelanggan. Angka langganan berbayar itu naik dari posisi 125 juta pada Maret 2025.

Philipp Schindler, Chief Business Officer Google, menyatakan pendapatan langganan kini tumbuh melampaui bisnis iklan. Ia menambahkan ada 20 juta video diunggah setiap hari.

Beban Belanja Pusat Data AI

Pengembangan teknologi cerdas membutuhkan biaya infrastruktur yang sangat masif. Alphabet menghabiskan belanja modal sebesar 51,36 miliar dolar AS pada kuartal ketiga.

Pengeluaran tersebut melonjak hingga 114 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sebagian besar dana mengalir untuk fasilitas pusat data pendukung AI.

Pada Juli lalu, Alphabet menaikkan target belanja modal tahun 2026. Target baru dipatok pada kisaran 195 miliar hingga 205 miliar dolar AS.

Platform YouTube juga merilis lebih dari 30 produk baru bulan lalu di New York. Salah satunya adalah fitur saluran khusus berbasis permintaan topik penonton.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Pergeseran ini menunjukkan bahwa raksasa teknologi kini mengalihkan fokus pendapatan ke langganan dan infrastruktur. Ketergantungan pada iklan konvensional mulai berkurang.

Bagi pelaku usaha, efektivitas promosi berbasis video memerlukan evaluasi berkala. Minat konsumen kini makin terbagi ke layanan berbayar bebas iklan.

Investasi server dan sistem komputasi juga kian menjadi kebutuhan utama. Pemimpin bisnis perlu menyiapkan anggaran teknologi yang terukur agar operasional tetap kompetitif.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 12 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. Variety: YouTube Q3 Ad Revenue Growth Slows, Rising 9% to $11.2 Billion, as Alphabet Misses Earnings Estimates
Lihat hasil pemeriksaan (12 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 7/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Pendapatan iklan YouTube pada kuartal ketiga 2026 naik 9,2 persen menjadi 11,21 miliar dolar AS, lebih rendah dari perkiraan analis.Didukung“For Q3, YouTube ad revenue was $11.21 billion, an increase of 9.2% from the year prior, below analyst projections.”
Variety melaporkan angka pendapatan iklan YouTube Q3 2026 dan perbandingannya dengan proyeksi analis.
Pertumbuhan iklan YouTube pada kuartal sebelumnya adalah 11 persen pada Q1, 13 persen pada Q2, dan 15 persen pada periode yang sama tahun lalu.Didukung“That’s compared with growth of 15% in the year-earlier period and 13% in Q2 and 11% in Q1 of this year.”
Variety mencatat riwayat persentase pertumbuhan iklan YouTube pada periode-periode sebelumnya.
Total pendapatan iklan Google naik 10,6 persen menjadi 80,0 miliar dolar AS.Didukung“Total advertising revenue for Google (including from YouTube) was $80.0 billion, up 10.6%.”
Variety melaporkan total pendapatan iklan Google secara menyeluruh.
Alphabet mencatat pendapatan 127,6 miliar dolar AS (naik 25 persen) dan laba bersih 26,17 miliar dolar AS (turun 25 persen), meleset dari konsensus Wall Street per data LSEG.Didukung“Overall, Alphabet posted revenue of $127.6 billion (up 25%) and net income of $26.17 billion (down 25%), translating to earnings per share of $2.12. That fell short of Wall Street consensus estimates”
Variety merinci kinerja keuangan Alphabet Q3 2026 dan perbandingannya dengan estimasi Wall Street via LSEG.
Pendapatan Google Cloud melonjak 103 persen menjadi 30,7 miliar dolar AS.Didukung“Google Cloud delivered record growth as revenue increased 103% to $30.7 billion.”
Variety melaporkan rekor pertumbuhan pendapatan divisi Google Cloud.
Sundar Pichai menyatakan pendekatan full-stack mendorong momentum bisnis dengan pertumbuhan pendapatan Alphabet 25 persen tahun ke tahun.Didukung“Our deep full stack approach is driving momentum across the business, with Alphabet revenues growing 25% year-over year.”
Variety mengutip pernyataan resmi CEO Alphabet Sundar Pichai.
Aplikasi Gemini mencapai 1 miliar pengguna dan menjadi produk dengan pertumbuhan tercepat dalam sejarah Google menurut Sundar Pichai.Didukung“according to Pichai, the Gemini AI app has reached 1 billion users, which he said makes it the fastest-growing product in Google’s history.”
Variety memuat klaim Pichai mengenai capaian 1 miliar pengguna aplikasi Gemini.
YouTube Music dan Premium melampaui 150 juta pelanggan global, naik dari 125 juta pada Maret 2025.Didukung“surpassed 150 million YouTube Music and Premium subscribers globally (including trials), according to the company. It previously crossed the 125 million mark in March 2025.”
Variety mengutip data jumlah pelanggan berbayar YouTube dari pihak perusahaan.
Philipp Schindler menyatakan pendapatan langganan YouTube tumbuh lebih cepat dibanding bisnis iklan dan lebih dari 20 juta video diunggah per hari.Didukung“Philipp Schindler, Google’s chief business officer, said YouTube’s subscription revenue is now growing faster than the ad side of the business. He also said more than 20 million videos are now uploaded”
Variety mengutip penjelasan CBO Google Philipp Schindler dalam panggilan pendapatan.
Belanja modal Alphabet pada Q3 mencapai 51,36 miliar dolar AS, naik 114 persen dibanding tahun lalu untuk kapasitas dan pusat data AI.Didukung“The company’s capital expenditures in Q3 totaled $51.36 billion, up 114% year over year.”
Variety memaparkan realisasi belanja modal Alphabet untuk ekspansi AI.
Alphabet menaikkan panduan belanja modal setahun penuh 2026 menjadi 195 miliar hingga 205 miliar dolar AS pada Juli lalu.Didukung“In July, the company had raised full-year 2026 capex guidance to $195 billion-$205 billion, up from its previous projection of $180 billion-$190 billion”
Variety mencatat kenaikan panduan belanja modal tahunan Alphabet pada Juli.
Pada acara Made on YouTube bulan lalu di New York, YouTube meluncurkan lebih dari 30 produk baru termasuk fitur custom feed.Didukung“platform introduced more than 30 new products, including a “custom feed” feature that lets users create new channels with recommended videos on topics they request to see.”
Variety memuat pernyataan Pichai perihal pengumuman produk baru di ajang Made on YouTube.

Video AI terbaru

Merge CEO Shensi Ding: AI fluency starts at the top OpenAI

Baca juga