Langsung ke isi
· Kabar AI & robotika, jernih dan terverifikasiNewsletter  ·  Majalah  ·  Kelas & Layanan
Tampilan
Pengaturan tampilan
Tema

Kabar AI yang mudah dibaca.

Pilihan tersimpan di perangkat Anda.

Langganan
Terkini
Trending

Bank of America Ingatkan Bahaya Beri Kata Sandi ke Agen AI

Bank of America memperingatkan nasabah agar tidak memberikan data akses perbankan ke agen AI pribadi karena risiko pembobolan rekening.

Ilustrasi: liput24

Poin penting

  • Bank of America melarang nasabah memberikan kata sandi rekening ke asisten AI.
  • Sistem bank bisa memblokir akun otomatis jika mendeteksi akses agen AI mencurigakan.
  • Kerugian finansial akibat membagikan data akses menjadi tanggung jawab penuh nasabah.

Bank of America melayangkan peringatan keras kepada seluruh nasabahnya. Raksasa perbankan asal Amerika Serikat ini meminta nasabah menjaga ketat data akses rekening.

Peringatan ini muncul menyusul kebiasaan baru para pengguna jasa keuangan. Sejumlah nasabah mulai membagikan nama pengguna dan kata sandi rekening ke agen kecerdasan buatan pribadi.

Agen AI adalah perangkat lunak pintar yang bertindak otomatis menggantikan tugas manusia. Banyak pengguna memakai agen ini untuk mempermudah urusan harian.

Manajemen bank menyebarkan peringatan ini lewat surel massal. Pesan resmi itu berjudul Protecting your finances in the AI World.

"Termasuk kepada alat atau agen berbasis AI yang menawarkan diri untuk bertindak atas nama Anda," tegas Bank of America dalam pernyataan resminya.

Kabar tentang peringatan perbankan ini dilaporkan oleh CNBC Indonesia. Media tersebut mencatat bahwa langkah ini diambil guna mencegah gelombang pembobolan rekening.

Menyerahkan akses ke asisten AI membawa risiko keamanan siber yang sangat tinggi. Asisten digital tersebut berpotensi menjalankan transaksi finansial tanpa izin pemilik rekening.

Sistem pertahanan bank juga bekerja secara ketat. Komputer bank bisa mendeteksi aktivitas agen AI sebagai aksi peretasan.

Jika terdeteksi sebagai peretasan, bank akan langsung membekukan rekening nasabah. Akun akan terblokir otomatis demi melindungi simpanan.

Ancaman Celah Keamanan dan Tanggung Jawab Nasabah

Bahaya lain muncul dari kualitas piranti lunak AI itu sendiri. Sistem kecerdasan buatan luar kerap memiliki celah keamanan teknis.

Peretas jahat dapat memanfaatkan celah tersebut sewaktu-waktu. Penjahat siber bisa mencuri data akses lalu menguras saldo rekening korban.

Pihak industri perbankan saat ini memang sedang menguji integrasi AI. Salah satunya adalah fitur pembayaran mandiri atau agentic payments.

Sistem resmi ini nantinya membolehkan AI membeli barang secara mandiri. AI akan memilih waktu dan harga paling murah untuk transaksi belanja.

Namun agen AI ilegal yang beredar liar kini menjadi masalah besar. Juru bicara Bank of America telah membenarkan isi surel peringatan tersebut.

Pihak bank menyatakan nasabah wajib menanggung semua kerugian yang muncul. Aturan ini berlaku mutlak jika data rekening dibagikan secara sukarela.

"Jika Anda tetap membagikan credentials Anda, perlu diingat bahwa Anda bertanggung jawab penuh atas seluruh aktivitas yang terjadi dari akses tersebut," pungkas Bank of America.

Apa Artinya bagi Pelaku Usaha

Peringatan ini menjadi sinyal penting bagi para pemilik bisnis dan pimpinan perusahaan. Banyak direksi tergiur memakai asisten pintar untuk mempercepat laporan keuangan kantor.

Memberikan kata sandi perbankan kantor ke aplikasi AI pihak ketiga sangat berbahaya. Langkah ini bisa membuat rekening operasional bisnis Anda dibekukan secara sepihak oleh bank.

Perusahaan di Indonesia perlu membuat aturan kerja yang ketat bagi tim keuangan. Karyawan dilarang menyambungkan akun perbankan resmi ke sembarang alat otomasi digital.

Kerugian finansial akibat pencurian data akses tidak diganti oleh pihak perbankan. Para pemimpin usaha harus menjaga keamanan dana tunai di atas kemudahan teknologi.

✓ Lolos pemeriksaan redaksi AI. Artikel ini ditulis AI, 8 klaimnya dicocokkan dengan sumber, dan diuji keterbacaannya sebelum terbit. Menemukan kekeliruan? Laporkan ke redaksi.
Sumber berita (1):
  1. CNBC Indonesia: Peringatan Buat Nasabah Bank, Jangan Lakukan Ini Jika Mau Uang Aman
Lihat hasil pemeriksaan (8 klaim)
Pembuka: 8/10Kejelasan: 8/10Struktur: 8/10Manfaat: 8/10Bahasa: 8/10
KlaimPutusanDasar di sumber
Bank of America mengingatkan nasabah mengenai bahaya membagikan data akses perbankan ke agen AI pribadi.Didukung“Peringatan ini dipicu oleh tren nasabah yang mulai sembarangan membagikan data akses perbankan (credentials) ke agen kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pribadi.”
CNBC Indonesia melaporkan peringatan dari Bank of America terkait pembagian credentials ke agen AI.
Bank of America mendesak nasabah untuk tidak menyerahkan nama pengguna dan kata sandi kepada alat atau agen berbasis AI.Didukung“"Termasuk kepada alat atau agen berbasis AI yang menawarkan diri untuk bertindak atas nama Anda," tegas Bank of America dalam pernyataan resminya”
CNBC Indonesia mengutip pernyataan resmi Bank of America.
Peringatan Bank of America disampaikan melalui email massal bertajuk 'Protecting your finances in the AI World'.Didukung“Dalam email massal bertajuk "Protecting your finances in the AI World", manajemen Bank of America mendesak nasabah”
CNBC Indonesia memberitakan judul dan bentuk surel peringatan Bank of America.
Menyerahkan kata sandi perbankan ke asisten AI berisiko transaksi finansial tanpa izin dan pemblokiran akun secara otomatis oleh sistem keamanan bank.Didukung“Selain risiko eksekusi transaksi finansial tanpa sepengetahuan pemilik, sistem keamanan bank dapat mengidentifikasi aktivitas AI tersebut sebagai peretasan (hacking), yang berujung pada pemblokiran akun”
CNBC Indonesia menjelaskan risiko aktivitas AI yang dideteksi sebagai peretasan.
Celah keamanan pada sistem asisten AI dapat dimanfaatkan peretas untuk menguras saldo rekening nasabah.Didukung“Hacker yang mengincar keuntungan finansial dapat mengeksploitasi celah tersebut untuk menguras saldo rekening nasabah.”
CNBC Indonesia memaparkan potensi eksploitasi security flaw oleh hacker.
Industri perbankan dan penyedia jasa pembayaran berupaya mengintegrasikan AI lewat fitur agentic payments untuk bertransaksi mandiri.Didukung“Salah satunya melalui fitur agentic payments, di mana AI diberi wewenang secara mandiri (autonomous) untuk bertransaksi membeli barang pada harga dan waktu terbaik.”
CNBC Indonesia menerangkan rencana dan fungsi fitur agentic payments.
Juru bicara Bank of America mengonfirmasi keaslian surel peringatan tersebut.Didukung“Juru bicara Bank of America telah mengonfirmasi keaslian surel peringatan yang beredar luas di media sosial tersebut.”
CNBC Indonesia mencatat konfirmasi dari juru bicara Bank of America.
Kerugian akibat kebocoran data akses sepenuhnya menjadi tanggung jawab nasabah jika nasabah membagikan kredensialnya.Didukung“"Jika Anda tetap membagikan credentials Anda, perlu diingat bahwa Anda bertanggung jawab penuh atas seluruh aktivitas yang terjadi dari akses tersebut," pungkas Bank of America.”
CNBC Indonesia memuat pernyataan penutup dari Bank of America mengenai tanggung jawab kerugian.

Video AI terbaru

API credits, now in ChatGPT Pro and Business plans OpenAI

Baca juga